Musisi Indonesia, Vidi Aldiano, meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) setelah hampir tujuh tahun berjuang melawan kanker ginjal. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya di seluruh Indonesia.
Ayah Vidi, Harry Aprianto Kissowo, sebelumnya pernah menceritakan bagaimana perjuangan sang anak menjalani pengobatan selama bertahun-tahun. Ia menyaksikan langsung keteguhan dan semangat Vidi dalam menghadapi penyakit yang dideritanya.
Menurut Harry, selama menjalani pengobatan, Vidi sangat disiplin menjaga kesehatannya. Ia rutin menjalani kemoterapi setiap dua minggu sekali dan berusaha tetap kuat menjalani setiap proses pengobatan.
Sebagai orang tua, Harry mengaku terus memberikan dukungan dan mengingatkan Vidi agar tetap menjaga kondisi tubuhnya. Ia juga menilai dukungan dari sang istri, Sheila Dara, memberikan kekuatan besar bagi Vidi selama masa perjuangannya melawan penyakit.
Keluarga pun menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat yang selama ini memberikan doa dan dukungan bagi kesembuhan Vidi.
Dalam sebuah kesempatan sebelumnya, Vidi sendiri pernah mengungkapkan bahwa penyakit yang ia alami telah mengubah banyak hal dalam hidupnya. Ia merasa lebih bersyukur dan belajar melihat setiap cobaan sebagai pelajaran berharga.
Vidi juga mengaku selama menjalani masa sakitnya ia belajar tentang arti kesabaran, ketulusan, berserah diri, serta pentingnya mencintai orang-orang terdekat dengan sepenuh hati.
Kepergian Vidi Aldiano menjadi kehilangan besar bagi dunia musik Indonesia, sekaligus meninggalkan inspirasi tentang keteguhan dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan hidup.