Mengejutkan! Momentum 3 Intelejen TNI di Karanganyar Gelagapan saat Anies Baswedan Mengetahui Penyamaran Mereka
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengaku telah lama mengetahui bahwa pergerakannya ke berbagai daerah dipantau oleh intelijen dari sejumlah institusi negara.
Hal tersebut kembali terjadi saat Anies berkunjung ke Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Januari 2026. Momen itu pun menjadi sorotan publik setelah video interaksi Anies dengan tiga pria yang diduga intel TNI viral di media sosial.
Sebelumnya, Anies pernah menyinggung pengalamannya dibuntuti intel berpakaian preman ketika berkunjung ke Purworejo, Jawa Tengah. Cerita itu disampaikannya saat menjadi tamu dalam sebuah acara di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada pada Selasa (27/8/2025).
Kunjungan Anies ke Karanganyar dilakukan dalam rangka peresmian Jembatan Titian Persatuan yang menghubungkan Desa Sambirejo, Kecamatan Jumantono, dengan Kampung Klotok, Kelurahan Bolong, Kabupaten Karanganyar, pada Jumat (30/1/2026).
Video momen tersebut diunggah oleh akun Instagram @lambe_anies pada Minggu (1/2/2026). Dalam rekaman itu, Anies terlihat menyadari keberadaan beberapa pria berpakaian sipil yang terus mengawasinya.
Anies kemudian menyapa ketiga pria tersebut, yang tampak terkejut karena penyamaran mereka diketahui. Salah seorang di antaranya bahkan terlihat tertawa kecut.
Mengenakan kemeja abu-abu, Anies mengajak ketiga pria yang diduga merupakan intel TNI itu untuk berfoto bersama.
“Ayo bareng-bareng, yang tugas malah enggak difoto. Ayo foto bareng-bareng daripada sembunyi-sembunyi toh, kita enakan foto bareng, mas,” ujar Anies dalam video tersebut.
Setelah itu, Anies juga sempat menanyakan asal tugas ketiga pria tersebut.
Sebagai informasi, intel atau intelijen merupakan kegiatan pengumpulan, pengolahan, dan analisis informasi dalam konteks keamanan, militer, maupun kepolisian.
Juru bicara Anies membenarkan peristiwa tersebut. Sementara hingga kini, pihak TNI belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian itu.
Sumber: WartaKota