Skip to main content

BERITA TRENDING

Dilaporkan oleh Deolipa Yumara, Ronny Talapessy: Bharada E Orang Kecil

Heboh Kepala Bayi Dipotong saat Persalinan, Ini Jawaban Tegas Rumah Sakit

Kabar terbaru terkait pihak Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Jombang membantah anggapan tidak mau melakukan operasi caesar terhadap bayi dari seorang ibu bernama Rohmah.

Dikabarkan bahwa hal ini menanggapi pernyataan warga Jombang yang meminta pertanggungjawaban pihak RSUD Jombang usai dugaan malpraktik menimpa istrinya yang akan melahirkan. Sebelumnya, Yopi Widianto (26) warga Desa Sompok, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang ini harus kehilangan bayinya saat akan melahirkan di RSUD Jombang.

Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Jombang, dr Vidya Buana menjelaskan, saat tiba di RSUD Jombang, posisi bayi rohmah sudah berada di pangkal rahim sehingga dokter memutuskan untuk melahirkan normal.

“Terkait proses kelahirannya yang kemudian macet hingga menyebabkan leher bayi tercekik dan meninggal dunia,”ujar dr Vidya Buana di RSUD Jombang, Senin (1/8/2022).

Dia memastikan, semua prosedur persalinan Rohmah telah dijalankan dengan baik oleh pihak RSUD Jombang.

“Dokter memutuskan untuk segera menyelamatkan nyawa Rohmah dengan cara memotong kepala bayi dan mengambil tubuhnya melalui operasi sesar,” pungkasnya.

Sebelumnya, viral di media sosial seorang warga mengunggah di Twitter karena mendapatkan pengalaman buruk di RSUD Kabupaten Jombang.

Kronologinya berawal dari kontraksi yang dialami adik penulis pada hari Kamis 28 Juli 2022. Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh dokter di puskesmas memutuskan untuk merujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Jombang.

Pihak rumah sakit menolak tindakan tersebut dan menyarankan agar ia lahiran normal. Saat proses persalinan pun sang Ibu tak kuasa untuk lahiran normal, akhirnya sang bayi meninggal karena terjepit dan dokter memutuskan untuk memotong kepala bayi. (duniaoberita- sumber : Okezone)