Skip to main content

BERITA TRENDING

Sri Sultan HB Angkat Bicara Atas Kerusuhan di Babarsari Yogyakarta

Terungkap Video Wawancara Eril Sebulan Sebelum Berada di Swiss, Terungkap Fakta Fakta Ini

Kabar terbaru terkait kedatangan Eril yang ditemani keluarganya ke Swiss adalah untuk mencari kampus jenjang Pasca Sarjana (S2) untuk dirinya. Kenangan lama dari sosok Eril tentang alasannya untuk menempuh pendidikan di Swiss mulai terungkap.

Dikabarkan bahwa mengintip platform Youtube beredar video wawancara Eril pada 20 Maret 2021 yang diunggah kembali di youtube Mjestex Channel pada 30 Mei 2022. 

Pemilik video mengungkapkan wawancara itu dilakukan dalam kapasitas Erils ebagai pendiri jaber zilenial yaitu komunitas anak muda yg peduli dengan sosial dan sekitar.

Dalam wawancara ini Eril menceritakan tentang rencana masa depannya di bidang pendidikan termasuk kemungkinan memilih studi di salah satu universitas di Eropa.

Eril kala itu masih menjadi mahasiswa semester 8 di Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Mesin.

Ketika ditanya rencana setelah lulus, Eril mengatakan akan langsung melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.

Namun sebelum menempuh S2, Eril berencana bekerja untuk beberapa waktu. “Kalau misalnya lulus tuh kemungkinan saya mau langsung S2 sih. Jadi kerja dulu sebentar langsung S2,” jawab Eril.

Dia juga mengungkap rencana kuliah di luar negeri itu dibuat karena pertimbangan adiknya, Camillia Laetitia Azzahra atau Zahra, yang juga akan melanjutkan studi di luar negeri.

Menurut Eril, pihak keluarga mengingatkan ada keluarga yang menemani sang adik ketika berkuliah di luar negeri.

Eril pun memutuskan akan memanfaatkan kesempatan kuliah di negara yang sama agar bisa menemani adiknya.

“Sebenarnya ada plan gitu sama keluarga gitu ya, jadi kan adik saya ini mau kuliah ke luar negeri. Tapi syaratnya harus ada yang nemenin gitu, jadi harapannya aku nemenin di luar negerinya, penginnya tuh di sana bareng,” ungkap Eril.

Rasa sayang Eril kepada sang adik terlihat ketika dia mengaku takut melepas adiknya sendiri di negeri orang.

“Masih takutlah kalau misalnya sendirian di luar negeri nggak ada teman juga. Jadinya kemungkinan bakal kerja dulu 1 tahun 2 tahun,” kata Eril. (duniaoberita/dream)