Skip to main content

BERITA TRENDING

Heboh! Digugat Cerai Nathalie Holscher, Sule Berikan Jawaban Begini

Terungkap Pengakuan Pria Yang Perkosa Mayat Adik Ipar Seusai Dibunuh di Demak

Kabar terbaru terkait pembunuh yang tega membunuh dengan keji adik iparnya lantaran rasa cemburu, menceritakan kejadian pembunuhannya kepada Tribunjateng.com, saat di Polres Demak, Selasa (31/5/2022).

"Waktu saya awal menyatakan cinta kepada FN pada hari Selasa. Saya lupa tanggalnya, namun sebelum menikah," ucapnya.

Dikabarkan bahwa awalnya saat ditolak cintanya, ia tidak mempermasalahkan hal tersebut.

"Waktu ditolak itu tidak apa-apa, sudah saya biarkan saja. Terus saya pikir dekatin kakaknya," jelasnya.

Usai dirinya ditolak oleh korban, ia memutuskan untuk menikahi kakak dari korban.

"Sewaktu kakaknya pulang dari pondok, saya berpikir bermaksud ada hati dengan kakaknya habis itu saya lamar kakaknya," ungkapnya.

Meski demikian, hingga dirinya menikahi kakaknya ternyata rasa cintanya kepada FN masih belum diketahui.

"Kalau istriku, kalau soal saya cinta sama adikku (ipar). Belum tahu," katanya.

Dirinya menyebutkan, adanya tragedi pemerkosaan dan pembunuhan adalah murni karena terbakar rasa cemburu.

"Soal pemerkosaan dan pembunuhan belum saya rencanakan. Karena saya cemburu, masih ada hati dengan Nik," terangnya.

"Memang saya ada hati dengan kakaknya, tapi saya lebih sayang sama adiknya daripada kakaknya," sambungnya.

Alasan dirinya tega membunuh adik iparnya karena perbuatannya tidak ingin diketahui oleh siapapun.

"Saya tidak ingin, apa yang saya perbuat kepada si korban tidak ingin ketahuan sama siapapun.

Termasuk ibu mertua dan istri saya," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Syarif Hidayat (21), yang juga merupakan kakak ipar korban, F-N (18), ditangkap di rumahnya, berdasar penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Demak.

Aksi bejat yang dilakukan pelaku, dimulai pada Selasa malam sekitar pukul 21.00 wib.

Saat itu, pelaku menegur korban yang memutar musik dengan keras.

Kapolres Demak, AKBP Budi Adhy Buono mengatakan awalnya pelaku menegur korban yang memutar musik dengan keras.

Saat masuk kekamar, pelaku menawarkan diri untuk bersutubuh kepada korban.

Karena korban menolak pelaku marah dan melakukan penganiayaan.

Setelah melihat korban pingsan, pelaku menyetubuhinya.

"Yang kedua, sekitar pukul 01.00 Rabu dinihari, pelaku kembali ke kamar korban dan melihat korban sudah sadar, kemudian pelaku menganiaya korban hingga tewas, dan kembali menyetubuhi korban yang sudah dalam kondisi meninggal dunia," kata Kapolres. (Tribunjateng)