Skip to main content

BERITA TRENDING

Heboh! Digugat Cerai Nathalie Holscher, Sule Berikan Jawaban Begini

Kalau Ditanya Siapa Capres & Cawapres KIB, Airlangga beri Jawaban Tegas

Kabar terbaru terkait Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menegaskan, Silaturahmi Nasional Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digelar di kawasan Senayan Jakarta pada Sabtu (4/6) malam, telah mencetak momen bersejarah dalam politik Indonesia kontemporer.

Dikabarkan bahwa bahwa gagasan, niat baik dan ketulusan, kecintaan terhadap tanah air dan keinginan untuk memajukan negara-bangsa, serta semangat berkolaborasi, telah mampu membangun sebuah koalisi politik yang berpijak di atas nilai-nilai persatuan, keterbukaan, inklusivitas dan kejernihan. Serta demokrasi dan kemaslahatan rakyat.

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bertujuan untuk mengedepankan visi kebangsaan dan kesejahteraan sosial, serta kehidupan berbangsa dan bernegara.

Enggan terjebak pada kemunduran, stagnasi dan polarisasi sosial.

"Kita menyadari bahwa membangun politik persatuan harus dipersiapkan dan dimulai dari sekarang. Tidak bisa dilakukan dalam kondisi atau situasi keterpaksaan," kata Airlangga via Instagram, Sabtu (4/6).

Membangun bangsa, apalagi di tengah tantangan dan transformasi sosial ekonomi dan politik dunia saat ini dan ke depan, membutuhkan kerja sama yang kokoh antar anak-anak bangsa.

Sehingga, mustahil hanya didominasi satu kelompok atau golongan, mengingat Indonesia sunatullah-nya membutuhkan kolaborasi antar berbagai potensi dan kekuatan rakyat.

"Koalisi Indonesia Bersatu mengajak masyarakat untuk senantiasa bersama-sama merawat keberagaman, menenun persatuan dan memperkokoh persaudaraan. Tentunya koalisi ini akan terus mengawal, mendukung dan menyukseskan agenda pemerintahan Presiden Joko Widodo di berbagai bidang, antara lain kebangsaan, kemasyarakatan, infrastruktur, pembangunan sosial dan kemajuan ekonomi," papar Airlangga, yang juga menjabat Menko Perekonomian.

Dia menambahkan, pihaknya senantiasa terbuka untuk kerja bersama partai politik lainnya yang sejalan, bergabung dan mendukung.

"Jika pertanyaannya adalah siapa Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden dari Koalisi Indonesia Bersatu untuk Pilpres 2024 nanti, maka sikap kami untuk saat ini adalah, jangan terburu-buru alias ojo kesusu!" pungkasnya. (duniaoberita/RMID)