Skip to main content

BERITA TRENDING

Terbaru ! Jenazah Sri Mulyani Sudah Tiba di Rumah Duka Pagi Ini di Tangerang

Tiga Calon Penumpang Batik Air Ditangkap, Ada Apa?

Kabar mengejutkan datang dari Tim gabungan pengamanan (PAM) Bandara Hang Nadim Batam mengamankan tiga orang calon penumpang Batik Air.

Dikabarkan bahwa komandan Lanud Hang Nadim Batam, Letkol Pnb Iwan Setiawan mengatakan ketiga laki-laki calon penumpang Batik Air tersebut diamankan karena dicurigai saat masuk melalui Security Check Point (SCP) 1.

"Saat itu pihak Pam Bandara yang terdiri dari Lanud Hang Nadim, Bea Cukai dan Avsec membawa ketiga orang tersebut dan dilakukan test urine," kata Iwan Kepada Genpi.co Kepri, Jumat (8/4).

Kata dia, usai dites urine ketiga calon penumpang tersebut, petugas gabungan mendapatkan hasil ketiganya positif menggunakan narkoba.

"Melalui penyelidikan lebih lanjut mereka juga menyelundupkan 811,4 gram narkoba yang dibagi menjadi 12 paket dan disembunyikan di dalam dubur ketiga orang tersebut," kata dia.

Iwan menyebutkan ketiga calon penumpang tersebut berencana akan terbang dengan pesawat Batik Air tujuan Batam-Lombok dengan transit melalui Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng.

"Ketiganya dicurigai membawa narkotika yang diduga sabu pada Kamis kemarin (7/4) pukul 06.10 WIB," sebutnya.

Menurut Iwan penangkapan itu dilakukan kepada ketiga pelaku karena bermula dari kecurigaan petugas terhadap ketiga pelaku tersebut.

"Gerak-gerik salah satu dari ketiga calon penumpang itu membuat petugas curiga saat akan melewati pemeriksaan SCP 1," ujarnya.

Iwan mengungkapkan ketiga pelaku setelah diamankan dan diperiksa diketahui berinisial BA, ZA dan Z.

"Ini merupakan kerja keras semua pihak pengamanan Bandara seperti Bea Cukai, Avsec dan Pam Bandara dari personel TNI AU Lanud Hang Nadim,” kata Iwan.

Tindakan ini menurutnya juga merupakan komitmen bersama menjadikan Bandara Internasional Hang Nadim bersih terhadap narkoba dan jenis larangan lainnya.

Iwan menegaskan pihaknya bersama tim pengamanan yang ada di Bandara Hang Nadim akan terus meningkat pengawasan guna memutus mata rantai penyebaran narkoba.

Menurut Iwan, tidak ada tempat bagi pelaku narkoba di Bandara Internasional Hang Nadim. Bandara tersebut harus dijaga marwahnya.

“Dan tidak kami inginkan Bandara Internasional Hang Nadim ini dikotori oleh perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum dan perundang-undangan,” tegasnya. (duniaoberita/GenPi)

Foto : Ilustrasi