Skip to main content

BERITA TRENDING

Terbaru ! Jenazah Sri Mulyani Sudah Tiba di Rumah Duka Pagi Ini di Tangerang

Ukraina Mulai Menyerang Wilayah Russia, Ini Yang Terjadi

Kabar mengejutkan datang dari Militer Ukraina dilaporkan mulai menyerang wilayah Russia, perkembangan terbaru dari perang pertahanan utama bagi negara tersebut. 

Dikabarkan bahwa menurut laporan dari beberapa media Russia, pihak berwenang Russia terpaksa menempatkan dua desa di bawah perintah darurat dan mengevakuasi beberapa warga karena penembakan Ukraina di daerah tersebut.

Media yang dikendalikan pemerintah Russia, RIA Novosti, pada Selasa (29/3), melaporkan sebuah ledakan di dekat Desa Zhuravlyovka melukai empat orang. Sumber ledakan adalah serangan yang berasal dari wilayah Ukraina.

"Zhuravlyovka dan kota terdekat Niekhoteyevka ditempatkan di bawah perintah darurat, dan sekitar 180 orang dievakuasi ke Kota Belgorod akibat ledakan di gudang amunisi," bunyi laporan Interfax, media yang juga dekat dengan Kremlin.

Interfax tidak menuduh Ukraina sebagai penyebab ledakan, tetapi mencatat bahwa pihak berwenang percaya itu bukan kecelakaan. Fox News tidak dapat secara independen memverifikasi serangan yang dilaporkan, meskipun laporan serangan itu, jelas merupakan kemunduran bagi Russia, dan keterlibatan Ukraina dilaporkan oleh media yang dikelola oleh pemerintah.

Laporan itu muncul saat militer Russia mulai mengerahkan kembali beberapa pasukan yang telah mengepung Ibu Kota Ukraina, Kyiv, meskipun Sekretaris Pers Pentagon, John Kirby, memperingatkan bahwa gerakan itu lebih merupakan reposisi daripada mundurnya pasukan Russia.

"Militer Russia telah gagal merebut Kyiv dan sebagian besar pusat populasi Ukraina," ujar Kirby, sesuatu yang dia katakan adalah tujuan militer Russia sejak awal invasi.

Serangan Ukraina yang dilaporkan di teritori Russia juga terjadi di tengah latar belakang pembicaraan damai yang saat ini sedang berlangsung di Turki, dengan Russia mengeklaim pihaknya berkomitmen mengurangi serangan ketika Ukraina mendorong penyelesaian perang yang akan mencakup netralitas militer dengan imbalan dari Russia bahwa Ukraina dapat memiliki statis keanggotaan penuh di Uni Eropa.

Oleh : duniaoberita

Sumber : Koran Jakarta

Foto : Ilustrasi Perang