Skip to main content

BERITA TRENDING

Terbaru ! Jenazah Sri Mulyani Sudah Tiba di Rumah Duka Pagi Ini di Tangerang

Ukraina Belum Menyerah, Putin Akhirnya Gunakan Rudal Ini

Kabar terbary datang dari kantor berita Rusia Interfax melaporkan, pasukan Rusia akhirnya mengeluarkan rudal hipersonik Kinzhal untuk mempercepat kehancuran Ukraina.

Dikabarkan bahwa juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov, rudal hipersonik Kinzhal dijatuhkan di Desa Deliatyn, wilayah Ivano-Frankivsk, Ukraina.

"Rudal jenis aeroballistik hipersonik menghancurkan gudang bawah tanah besar yang berisi rudal dan amunisi penerbangan Ukraina," ujar Igor.

Wilayah Ivano-Frankivsk berbagi perbatasan sepanjang 50 km (30 mil) dengan anggota NATO Rumania.

Kementerian juga mengatakan pasukan Rusia menggunakan sistem rudal anti-kapal Bastion untuk menghancurkan fasilitas militer Ukraina di dekat pelabuhan Laut Hitam Odessa.

Al Jazeera tidak dapat memverifikasi pernyataan Konashenkov secara independen.

Kantor Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Rusia bangga dengan persenjataan canggihnya, dan Presiden Vladimir Putin mengatakan pada bulan Desember bahwa Rusia adalah pemimpin global dalam rudal hipersonik.

Rudal Rusia memiliki keunggulan dalam kecepatan, kemampuan manuver, dan ketinggiannya membuat mereka sulit dilacak dan dicegat.

Rudal Kinzhal adalah bagian dari serangkaian senjata yang diluncurkan pada tahun 2018.

Imran Khan dari Al Jazeera mengatakan karena sifat perang, sistem senjata baru sering digunakan.

“Dalam beberapa hari terakhir di Kiev kami telah melihat rudal jelajah ditembakkan dari wilayah Rusia yang juga telah dicegat oleh sistem pertahanan udara Ukraina,” kata Khan, berbicara dari ibukota Ukraina.

“Kami juga mendengar tentang fakta bahwa Rusia memperkenalkan drone kamikaze ke dalam konflik. Ini adalah pertama kalinya kami mendengar konfirmasi tentang penggunaan rudal hipersonik,” ucapnya.

Rusia pertama kali menggunakan rudal hipersonik selama kampanye militernya di Suriah pada 2016.

Putin menyebut rudal Kinzhal (Belati) sebagai “senjata ideal” yang terbang dengan kecepatan 10 kali kecepatan suara dan dapat mengatasi sistem pertahanan udara. (Zonapriangan/Duniaoberita)

Foto : Hanya Ilustrasi