Skip to main content

BERITA TRENDING

Sebelum Meninggal Dunia, Alm Buya Syafii Maarif Berikan Pesan untuk Jenderal Andika

Tak Hiraukan Kecaman Rusia, Amerika Justru Ungkap Hal Ini

Kabar mengejutkan terkait Meski kecaman dari Rusia, namun Amerika Serikat tetap vokal mengatakan Vladimir Putin sebagai penjahat.

Dikabarkan bahwa Juru bicara Rusia, Kremlin Dmitry Peskov sebelumnya mengecam Presiden Amerika Serikat Joe Biden.

Hal tersebut, tidak lain lantaran tuduhan yang di alamatkan Joe Biden, kepada Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai penjahat perang.

Meski telah mendapat kecaman, namun nampaknya Amerika Serikat masih vokal menyebut jika Vladimir Putin sebagai penjahat.

Hal tersebut, bahkan kembali diungkapan oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken.

Dengan menuduh Rusia telah melakukan kejahatan perang di Ukraina, dan kembali mengatakan jika Vladimir Putin sebagai penjahat perang.

Dilansir Jurnal Palopo dari Al Jazeera, Antony Blinken mengatakan para ahli Departemen Luar Negeri, sedang dalam proses mendokumentasikan dan mengevaluasi potensi kejahatan perang di Ukraina.

Dengan membantu upaya internasional menuju akuntabilitas, tetapi dia mengatakan jelas bahwa Rusia melakukan pelanggaran dalam konflik tersebut.

"Kemarin, Presiden Biden mengatakan bahwa menurut pendapatnya kejahatan perang telah dilakukan di Ukraina. Secara pribadi, saya setuju," Ungkap Blinken.

Lebih lanjut, Antony Blinken mengatakan jika Rusia dengan sengaja telah menjadikan warga sipil sebagai targetnya.

"Dengan sengaja menargetkan warga sipil adalah kejahatan perang"

"Setelah semua kehancuran selama tiga minggu terakhir, saya merasa sulit untuk menyimpulkan bahwa Rusia melakukan sebaliknya,"bebernya. (Source : Jurnalpalopo/duniaoberita)