Pemerintah China baru saja mengumumkan penurunan target pertumbuhan ekonominya yang menjadi terendah dalam tiga dekade terakhir. Kondisi ini bisa berdampak besar terhadap ekonomi Indonesia. Pengumuman tersebut disampaikan dalam rangkaian sidang tahunan "Two Sessions", yakni dua agenda politik paling penting di China yang mencakup pertemuan Kongres Rakyat Nasional (National People's Congress/NPC) dan Komite Nasional (Chinese People's Political Consultative Conference/CPPCC). Dalam forum inilah arah kebijakan ekonomi, politik, dan prioritas pembangunan China biasanya diumumkan kepada publik dan dunia internasional. Dalam kesempatan itu, pemerintah China menetapkan target pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tahun ini di kisaran 4,5% hingga 5%. Target tersebut disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Li Qiang, pejabat nomor dua di China, saat membacakan laporan kerja pemerintah dalam sidang pembukaan Kongres Rakyat Nasional di Great Hall of the People, B...
Berita Terbaru Indonesia