Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Terungkap Tujuan Mengejutkan Penangkapan Munarman Menurut Dugaan Ahli Hukum Ini

Penangkapan terhadap mantan sekretaris umum front pembela Islam masih terus menjadi sorotan terlebih di kalangan ahli hukum yang mengungkapkan pendapatnya berkaitan dengan tujuan penangkapan tersebut.

Salah satu yang menyoroti penangkapan mantan sekretaris umum front pembela Islam tersebut adalah ahli hukum tata negara Refly Harun . 

Sebagaimana dijelaskan dan dikutip dari galamedianews yang mengungkap bahwa Melalui kanal YouTube Refly Harun berjudul "BREAKING NEWS: P3N4NGK4P4N MUN4RM4N LANGGAR HAM!!" ia menyampaikan pandangannya terkait kabar ini.

"Karena ini adalah sebuah tragedi, kita tidak tahu salahnya apa, tapi yang jelas memang penangkapan itu terkesan seperti menangkap penjahat kelas kakap, dimana ketika sampai di kantor kepolisian, dia ditutup matanya dan diborgol," katanya.

Bahkan Munarman diperlakukan persis seperi teroris.

"Mungkin diperlakukan persis sebagai seorang teroris padahal kita tau bahwa yang disangkakan pun belum terlalu jelas ya, yaitu kejadian-kejadian yang lampau, itu pun judulnya baiat dan sebagainya," ujar Refly.

Lagi-lagi, kata Refly, hal ini dicari hubungan kausalitas atau sebab akibatnya.

"Lagi-lagi dicari hubungan kausalitas yang menurut saya sukar menjelaskannya antara satu perbuatan dan perbuatan lainnya. Walaupun sebenarnya banyak yang berkomentar misalnya mencurigai bahwa Munarman, FPI, HRS, memang bila perlu diteroriskan," tandasnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa tujuan dari penangkapan itu bisa saja untuk mengalihkan perhatian dari kasus sesungguhnya yaitu kasus penembakan Laskar FPI.

"Entah apa tujuannya, mungkin untuk juga mengalihkan perhatian dari pada kasus yang sesungguhnya misalnya bagaimana penanganan enam (6) laskar FPI yang sampai sekarang tersangkanya bahkan ditahan pun tidak, karena dianggap kooperatif, what hahahahaha luar biasa," sambung dia.


Komentar