Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Sosok Komandan Pengejaran Laskar FPI AKBP Handik Zusen, Ini Orangnya

Kasus berkaitan dengan  penembakan Laskar FPI di Tol Cikampek KM 50 belum juga tuntas dan dikabarkan dalam kasus  ini sebenarnya ada 3 tersangka.

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono mengungkapkan pelaku EZP atau IPDA Elwira Priadi Zendrato meninggal dunia setelah kecelakaan tunggal di Tangerang Selatan, 3 Februari 2021.

"Salah satu terlapor yaitu EPZ itu telah meninggal dunia karena kasus kecelakaan tunggal yaitu terjadi pada tanggal 3 Januari 2021 sekitar pukul 23.45 WIB. TKP kecelakaan tunggal tersebut di Bukit Jaya, Kecamatan Setu Kota, Tangerang Selatan. Kecelakaan roda dua motor Scoopy,” ujar Rusdi Hartono dalam konferensi pers, Selasa (6/4/2021).

Kemudian, pada 4 Januari 2021, akun resmi instagram Direktorat Reserse Kriminal Umum memposting ucapan duka cita untuk Elwira Priadi Zendrato.

Elwira sempat bertahan beberapa jam sebelum dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 12.55 WIB, Senin, 4 Januari 2021.

Meski sudah terungkap satu tersangka, namun masih ada dua tersangka belum terungkap.

Elwira Priadi Zendrato berasal dari kesatuan Subdit 3 Resmob Ditreskrium Polda Metro Jaya.

Ditreskrium Polda Metro Jaya adalah satuan yang banyak mengungkap kejahatan di Jakarta.

Saat itu, Kepala Subdirektorat Reserse Mobil Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Handik Zusen.

Kepala Subdirektorat Reserse Mobil Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Handik Zusen.

AKBP Handik Zusen adalah alumni akademi kepolisian atau Akpol 2003.

Handik Zusen selama ini memang sudah lama berkarier di Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, dia pernah menjabat sebagai Kanit V Subdirektorat Reserse Mobil Polda Metro Jaya.

Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menaikkan jabatannya menjadi Kasubdit pada Surat Telegram Nomor ST/946/X/KEP/2018 tertanggal 19 Oktober 2018.

(Sumber TribunTimur)

Foto : Hasil Tangkapan Layar

Komentar

  1. Kemaren lgi idup bkn cepet2diumumin udh mati bru di sngka trsngka

    BalasHapus

Posting Komentar

Berilah komentar yang mendukung dan santun