Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Dokter Ini Bongkar Fakta Habib Rizieq, Tenyata Ini Sebenarnya yang Terjadi

JPU telah hadirkan enam orang saksi yang seluruhnya berprofesi sebagai dokter.

Dikabarkan bahwa salah satu saksi dr. Nuri Dyah Indrasari menyebut ada hasil tes PCR terkonfirmasi positif covid-19 atas nama Muhammad R.

Akan tetapi dia mengaku tidak mengetahui apakah pemilik sampel terkonfirmasi positif covid-19 itu merupakan Habib Rizieq Shihab.

Sementara itu, berdasarkan keterangan petugas di laboratorium, Nuri Dyah menyebut pihak yang mengantarkan spesimen itu adalah dr. Hadiki Habib, dokter relawan Mer-C yang bertugas melakukan tes usap antigen kepada Rizieq Shihab.

"Pada 27 November Jumat, petugas kami dari pendaftaran laboratorium itu menerima sampel berupa VTM (virus transport medium) yang di dalamnya sudah ada bahan swab. Waktu dikonfirmasi itu dari dr. Habib (Hadiki Habib)," beber Nuri Dyah Indrasari.

Setelah dilakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen, Nuri mengatakan pihaknya kemudian melakukan pengujian sampel yang dikirimkan itu pada keesokan harinya.

"Hasilnya keluar sebagai positif Covid-19. Jadi, waktu itu diantar atas nama Muhammad R sesuai formulir permintaan," jelasnya.

Sementara itu, kesaksian dokter Hadiki Habib selalu saksi dalam kasus Swab Test RS UMMI Bogor mengungkapkan berbagai fakta dalam persidangan tersebut.

Salah satunya dia menyebutkan alasan merawat terdakwa Habib Rizieq Shihab di RS UMMI Bogor lantaran hasil rapid test reaktif covid-19.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur sempat menanyakan kondisi Habib Rizieq Shihab kepada saksi dokter Hadiki.

Kemudian dokter Hadiki menyebutkan, alasan melakukan rapid test kepada Habib Rizieq Shihab sesuai dengan pertimbangan kondisi kesehatan dari terdakwa. (Source: GenPi)


Komentar