Semua Sudah Harus Bersiap, Pemerintah Mau Gantikan LPG, Ini Rencana Penggantinya

Iklan

terkini

Semua Sudah Harus Bersiap, Pemerintah Mau Gantikan LPG, Ini Rencana Penggantinya

, Wednesday, June 05, 2024 WIB Last Updated 2024-06-05T11:25:10Z
DUNIAOBERITA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang menggarap proyek jaringan gas (jargas) yang diharapkan bisa mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor Liquefied Petroleum Gas (LPG).

Menteri ESDM, Arifin Tasrif, menyampaikan bahwa jargas berpotensi menggantikan LPG di masa depan. 

"Jargas bisa mengurangi impor LPG. Kalau tidak, devisa kita bisa habis, sementara produksi gas kita melimpah," kata Arifin pada acara Musrenbangnas di JCC Jakarta, Senin (6/5/24).

Saat ini, Kementerian ESDM sedang mempercepat pembangunan infrastruktur jargas untuk kebutuhan rumah tangga dan industri. 

Sekjen Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, menambahkan bahwa gas bumi adalah energi andalan dalam transisi menuju Net Zero Emissions (NZE) 2060 karena emisi gas lebih rendah dibandingkan batu bara.

Dadan juga menjelaskan pentingnya infrastruktur pipa gas yang terintegrasi, seperti pipa gas Sumatera dan integrasi Sumatera-Jawa, untuk menyalurkan gas domestik. 

Tahap pertama pembangunan pipa gas Cisem (Cirebon-Semarang) sudah selesai dengan investasi Rp 1,13 triliun, sementara tahap kedua membutuhkan Rp 1,33 triliun pada 2024 dan Rp 2,01 triliun pada 2025.

Program jargas rumah tangga dari pipa Cisem dan Dusem (Dumai-Sei Mangkei) diperkirakan bisa mengurangi subsidi LPG 3 kg hingga Rp 0,63 triliun per tahun.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Semua Sudah Harus Bersiap, Pemerintah Mau Gantikan LPG, Ini Rencana Penggantinya

Terkini

Topik Populer

Iklan

Close x