Skip to main content

BERITA TRENDING

Sebelum Meninggal Dunia, Alm Buya Syafii Maarif Berikan Pesan untuk Jenderal Andika

KKB Serang Barak Militer, 11 Tentara Tewas, Begini yang Terjadi

Kabar terbaru terkait Kelompok Kriminal bersenjata (KKB) menyerang barak militer di Burkina Faso. 

Dikabarkan bahwa serangan ini mengakibatkan 11 tentara tewas, sementara dari kelompok KKB kehilangan 20 orang.

Pada Jumat (6/5/2022), militer Burkina Faso mengatakan, dua serangan terjadi kamp militer sekitar 10 kilometer (6 mil) dari Kota Solle, Provinsi Loroum dan unit respon khusus untuk gendarme di Provinsi Sanmatenga, Kamis (6/5/2022).

Dalam serangan itu, militer menyita atau menghancurkan senjata, amunisi dan perangkat komunikasi.

Menurut Proyek Data Lokasi & Peristiwa Konflik Bersenjata, kekerasan oleh ekstremis yang terkait dengan al-Qaeda dan kelompok Negara Islam (IS) melonjak di negara Afrika Barat.

Kini kawasan itu menjadi pusat krisis di wilayah tersebut menggantikan negara tetangga, Mali. Ribuan orang telah tewas dan hampir 2 juta orang mengungsi akibat perang itu.

Peristiwa terbaru ini terjadi setelah serangan terkoordinasi lainnya kurang dari dua minggu lalu. Sebanyak 15 orang tewas termasuk sembilan pasukan keamanan di wilayah Sahel, Burkina Faso.

Pada Januari lalu, tentara pemberontak menggulingkan Presiden Burkina Faso yang terpilih secara demokratis, Roch Marc Christian Kabore. Mereka berjanji untuk mengamankan negara dari kekerasan jihad.

Menurut U.N, sayangnya jumlah serangan justru meningkat 11 persen pada Februari dibandingkan bulan sebelumnya.

CEO Intelonyx Intelligence Advisory, Laith Alkhouri yang menyediakan analisis intelijen mengatakan, irama dan kecanggihan kekerasan yang lebih cepat, dapat diartikan militan mengeksploitasi perpecahan publik setelah junta mengambil alih.

“Serangan baru itu menandakan gelombang militansi yang meningkat di utara Burkina Faso dan menimbulkan kekhawatiran meluasnya jangkauan kelompok teroris yang tidak diragukan lagi membuat tugas junta mengamankan negara semakin sulit,” katanya. 

Oleh : duniaoberita

Sumber : iNews

Foto : Ilustrasi