Skip to main content

Trending Topic

Hercules Sambangi Gedung PBNU, Terungkap Alasannya

Mengejutkan! Benny Wenda Umumkan 12 Kabinet Papua Barat, Begini Penjelasannya

Benny Wenda yang menyatakan diri sebagai Presiden sementara Papua Barat menggumumkan 12 kabinet sementara Papua Barat. 

Dalam 12 Kabinet Papua Barat itu ada Departemen Pertahanan dan Panglima Tertinggi militer adalah Jenderal Mathias Wenda yang akan memimpin Tentara Papua Barat .

Berikut pernyataan resmi Ketua ULMWP Benny Wenda kepada Tribunpekanbaru.com terkait Kabinet Papua Barat itu dengan judul : "12 Departemen, Pemerintah Sementara Papua Barat membentuk kabinet dan departemen sebagai pukulan atas kekuasaan Indonesia".

Pemerintah Sementara Papua Barat telah mengumumkan pembentukan kabinet penuh yang memimpin 12 departemen pemerintah di seluruh negeri.

Departemen yang baru dibentuk, mulai dari Kebijakan Negara Hijau hingga Pertahanan, memperdalam tantangan terhadap pendudukan ilegal Indonesia di Papua Barat.

Setelah mengumumkan pembentukan Pemerintahan Sementara pada 1 Desember 2020, United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) telah membangun kapasitas pemerintahan di dalam wilayah jajahan.

Langkah terbaru datang setelah Presiden Jokowi memerintahkan 'penumpasan' di Papua Barat sebagai tanggapan atas pembunuhan seorang kepala intelijen Indonesia.

Sejumlah orang Papua Barat terkemuka di dalam negeri telah diangkat ke kabinet, dipimpin oleh Presiden Sementara Benny Wenda dan Perdana Menteri Sementara.

Para menteri akan mencakup portofolio berikut:

1. Departemen Luar Negeri

2. Departemen Lingkungan dan Kebijakan Negara Hijau

3. Departemen Dalam Negeri

4. Departemen Hak Semua Makhluk dan Keadilan

5. Departemen Urusan Politik

6. Departemen Urusan Indonesia

7. Departemen Urusan Melanesia

8. Departemen Urusan Wanita

9. Departemen Sosial dan Budaya

10. Departemen Kepolisian

11. Departemen Pertahanan

12. Departemen Keuangan

Karena represi politik yang hebat dari rezim Indonesia, nama-nama menteri kabinet tidak dirilis.

Departemen-departemen tersebut bekerja di bawah tanah di Papua Barat untuk melemahkan kekuasaan Indonesia dari dalam.

Departemen Luar Negeri akan memimpin jaringan misi diplomatik ULMWP di seluruh dunia, termasuk UE, Inggris, AS, dan Pasifik.

Departemen Pertahanan akan memimpin Tentara Papua Barat yang bersatu.

Para komandan militer akan meliputi:

Panglima Tertinggi Jenderal Mathias Wenda

Wakil Panglima Tertinggi Goliat Tabuni

Kepala Staf Kolonel Amos Sorondany

Wakil Kepala Staf Pertama Jenderal Titus Murib

Wakil Kepala Staf II Brigjen Fredinan Warobay

Wakil Kepala Staf Ketiga Jenderal Abubakarak Omawi Wenda

Wakil Kepala Staf Keempat Walikota Jenderal Terianus Satto

Para komandan hari ini mengumumkan komitmen mereka untuk beroperasi dalam hukum humaniter internasional dan hukum konflik bersenjata, dan dukungan mereka untuk pendekatan damai dalam menyelesaikan konflik.

Pengumuman itu datang pada 1 Mei, peringatan invasi Indonesia ke Papua Barat pada tahun 1963, yang diperingati setiap tahun oleh rakyat Papua Barat .

Presiden Sementara Wenda berkata: 'Pada peringatan 58 tahun invasi ilegal Indonesia ke negara kami, kami mengambil langkah lain untuk merebut kembali tanah air kami.

Kami sedang membentuk Negara Hijau pertama di dunia, yang mampu melindungi hak dan kehidupan semua makhluk di tempat pendudukan Indonesia yang telah membunuh ratusan ribu rakyat saya.

Hak asasi manusia dan keadilan iklim akan menjadi inti dari Pemerintahan Sementara kami. 

Source: TribunPekanBaru


Comments