Skip to main content

Trending Topic

Terbaru! Gunung Semeru Erupsi, Warga Panik

Akun Facebook ditag Link Video Porno, Akhirnya Terungkap Keterangan Ahli

Akhir-akhir ini media sosial menjadi heboh dan geger sebab masyarakat pengguna Facebook merasa resah terhadap tindakan para hacker yang diduga melakukan pelanggaran hukum dengan ngetag hal-hal yang berkaitan dengan porno di Facebook.

Sebagaimana dikutip dari konten Indonesia yang menjelaskan bahwa untuk mengetahui cara mengatasi kendala yang dialami Netizen Facebook itu, pihak detikINET akhirnya berbincang dengan pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya. Menurut Alfons, hal itu bukanlah kasus phising, akan tetapi hal tersebut diduga adalah suatu jebakan klik iklan.

“Bukan phising. Kalau phising adalah aktivitas memalsukan situs guna mendapatkan data. Kemungkinan penyebar mau mendapatkan keuntungan dari klik iklan ke situs porno,” ungkap Alfons, ketika dihubungi detikINET, Senin 19/04/2021.

Alfons berujar, saya merasa prihatin karena kejadian tagging link porno ini dilakukan pada bulan Ramadhan. Tentunya hal ini cukup mengganggu kenyamanan bagi yang sedang berpuasa.

Ini modusnya memanfaatkan settingan awal atau default Facebook, yang membolehkan setiap orang tagging akun Facebook meskipun tidak kenal,” katanya.

Alfons memantau, sepanjang hari ini Facebook tampaknya sudah menghapus konten-konten mengganggu itu. Facebook rupanya cepat merespons laporan dan keluhan dari para penggunanya yang terganggu dengan kejadian tagging.

“Solusi dan cara menangkal agar tidak kena tag link porno, menurut saya adalah dengan mengubah setelan tagging di akun Facebook masing-masing.” jelas Alfons.

Caranya tambah Alfons, ke bagian setting lalu scroll ke bawah maka tampak ada bagian Profil dan Penandaan atau Profile and Tagging. Di situ ada setelan: Tinjau postingan yang menandai Anda sebelum postingan tersebut ditampilkan di profil Anda.

“Di settingan awal ini adalah Nonaktif. Harusnya setelan yang benar dan aman adalah Aktif. Jadi kalau lain kali di-tag, harus di-review dulu oleh pemilik akun. Jika pemilik akun tidak setuju, maka tag tersebut bisa dihapus,” pungkasnya.

 


Comments