Skip to main content

Posts

Showing posts with the label News

Jalan berbayar Jakarta sudah diterapkan sejak 25 Januari, Cek Fakta yang Sebenarnya (Hoaks)

Kabar terkait adanya informasi bahwa pemerintah provinsi DKI Jakarta, berencana menerapkan jalan berbayar (electronic road pricing/ERP) di beberapa ruas jalan ibu kota yang bertujuan mengurangi kemacetan Jakarta.  Dikabarkan bahwa sebuah unggahan yang tampak seperti media daring mengunggah berita berjudul ‘Pemprov DKI Mulai Melaksanakan Uji Coba Penerapan ERP’ pada 25 Januari 2023.  Konten situs itu menjelaskan Pemprov DKI Jakarta sedang menerapkan uji coba ERP mulai 25 Januari. Namun, benarkah program ERP sudah diterapkan sejak 25 Januari? (Foto : Hasil Tangkapan Layar/Antara) Dilansir dari Jalahoaks, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta mengklarifikasi tidak benar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai melaksanakan uji coba penerapan ERP pada 25 Januari 2023. Penerapan ERP, menurut Dishub DKI Jakarta, belum sampai pada tahap uji coba. Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta masih menyelesaikan aspek regulasi dan masih dalam tahap pembahasan rancangan peraturan daerah bers

Terungkap Fakta Perselingkuhan Kepsek dengan Guru SD di Tulungagung hingga Meninggal

(Foto : Ilustrasi/iStockphoto/Motortion) Kabar terkait terungkapnya fakta-fakta perselingkuhan antara seorang guru SD dan kepala sekolah di Tulungagung, kronologi meninggal hingga sanksi.  Dikabarkan hebohnya perselingkuhan seorang guru SD wanita dengan kepala sekolah di Tulungagung, Jawa Timur terungkap ke publik. Perselingkuhan itu terungkap setelah keduanya melakukan hubungan badan di hotel. Sebagaimana dilansir dari tribunnews.com, namun kepala sekolah tiba-tiba saja sesak napas hingga akhirnya meninggal dunia. Berikut kronologi perselingkuhan antara guru dan kepala sekolah di Tulungagung: 1. Terungkapnya perselingkuhan Awalnya, perselingkuhan antara guru dan kepala sekolah itu tertutup rapat. Perselingkuhan itu diketahui setelah adanya laporan kematian mendadak sang kepala sekolah yang diketahui berinisial S (50) di sebuah hotel di Trenggalek, Jawa Timur. S awalnya berangkat dengan sang guru, MSR (38) dengan mengendarai mobil S pada Selasa (24/1/2023). Mereka berangkat

Daftar Lengkap Harga BBM di Semua SPBU RI

Kabar terbaru terkait  beberapa jenis harga BBM yang mengalami penyesuaian.  Dikabarkan bahwa pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi Pertamax Turbo dan Pertamax Dex. Di Jakarta, harga Pertamax Turbo dari Rp 14.050/liter naik menjadi Rp 14.850/liter, sedangkan Pertamina Dex dari Rp 16.750/liter naik menjadi Rp 16.850/liter. SPBU Shell dan BP juga melakukan penyesuaian harga jual BBM-nya. Shell menaikkan harga Shell Super dari sebelumnya Rp 13.030 menjadi Rp 13.950 per liter. Lalu, Shell V-Power juga naik dari Rp 13.810 menjadi Rp 14.620 per liter. Harga Shell V-Power Diesel juga naik dari Rp 16.890 menjadi Rp 16.980 per liter dan Shell V-Power Nitro+ naik dari Rp 14.180 menjadi Rp 14.980 per liter. Lalu BP menaikkan harga BP 90 dari Rp 12.950 menjadi Rp 13.860 per liter. Kemudian, BP 92 dari Rp 13.030 menjadi Rp 13.950 per liter. BP Ultimate naik dari sebelumnya Rp 13.810 menjadi Rp 14.620 per liter. Sementara, BP Diesel turun harga dari sebelumnya Rp 16.310 menjadi Rp 16.

MK Tolak Gugatan Pernikahan Beda Agama

(Foto : Ilustrasi/freepik) Kabar terbaru terkait Mahkamah Konsitusi yang menolak gugatan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang diajukan E. Ramos Petege seorang pemuda asal Kampung Gabaikunu, Mapia Tengah, Provinsi Papua terkait pernikahan beda agama. "Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," kata Ketua MK Prof Anwar Usman saat membacakan amar putusan perkara Nomor 24/PUU-XX/2022 di Jakarta, Selasa. Dikabarkan bahwa dalam pokok permohonannya yang dibacakan ulang Hakim Arief Hidayat, pemohon menyampaikan sejumlah dalil yang menyatakan inkonstitusionalitas Pasal 2 Ayat (1) dan Ayat (2) serta Pasal 8 huruf f UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.   Dalam pokok permohonannya yang dibacakan ulang Hakim Arief Hidayat, pemohon menyampaikan sejumlah dalil yang menyatakan inkonstitusionalitas Pasal 2 Ayat (1) dan Ayat (2) serta Pasal 8 huruf f UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.   Menurut pemohon, perkawinan adalah hak asasi yang merupakan k

Bom Bunuh Diri di Masjid Pakistan Tewaskan 59 Orang

(Foto : Hasil Tangkapan Layar/CNBC Indonesia) Kabar terkait bom bunuh diri terjadi di Pakistan pada Senin (30/1/2023). Dikabarkan bahwa bom bunuh diri tersebut menyasar sebuah masjid di wilayah Peshawar, Pakistan. Nampaknya, bom bunuh diri ini menargetkan polisi yang tengah salat, karena terjadi di area markas polisi. Setidaknya 59 orang tewas dan ratusan lainnya mengalami luka-luka akibat bom tersebut. Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif mengatakan, "teroris ingin menciptakan ketakutan dengan menargetkan mereka yang melakukan tugas membela Pakistan". Belum ada yang mengklaim serangan tersebut, tetapi diduga dilakukan oleh kelompok Taliban di Pakistan. Dikutip dari BBC, Taliban Pakistan mengakhiri gencatan senjata pada bulan November, dan kekerasan terus meningkat sejak itu. Pada bulan Desember, Taliban menargetkan sebuah kantor polisi - seperti Peshawar, di barat laut negara itu - yang menyebabkan kematian 33 militan. Laporan awal yang belum dikonfirmasi men

Polda Metro Jaya Tersangkakan Mahasiswa UI yang Meninggal, Ada Apa?

Kabar terkait mahasiswa Universitas Indonesia berinisial HAS tewas dalam kecelakaan di Jagakarsa, Jakarta Selatan pada 6 Oktober 2022.  Dikabarkan bahwa Polda Metro Jaya menetapkan HAS sebagai tersangka dalam kecelakaan tersebut.  Alasan korban ditetapkan menjadi tersangka karena kelalaian korban mengendarai sepeda motor sehingga membuat dirinya terpental dan tertabrak. “Ditetapkan tersangka (korban). Kenapa tersangka? Karena kelalaiannya menghilangkan nyawanya sendiri,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latief Usman di PMJ, Jumat (27/1/2023). Menurut Latief, korban lalai dalam berkendaraan sehingga menyebabkan dirinya mengalami kecelakaan. Karena itu, Latief pastikan dalam insiden laka lantas di Jakarta Selatan itu murni karena lelalaian korban bukan purnawirawan Polri, AKBP Eko Setia Budi. “Ini kelalaian korban. Yang menyebabkan dia meninggal karena kelalaiannya sendiro,” ujarnya. Lebih lanjut Latif menjelaskan, HAS ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan bukti dan

Anies Mau Datang Ke Lombok, Spanduk Penolakan Terpasang Di Sejumlah Titik, Ada Apa?

Kabar terkait menjelang kedatangan Bakal Calon Presiden (Bacapres) Partai NasDem, Anies Baswedan, ke Lombok pada Senin (30/1/2023), muncul spanduk bernada penolakan di sejumlah titik. Dikabarkan bahwa spanduk tersebut terpasang di sekitaran bundaran Giri Menang Square (GMS), Lombok Barat, Minggu (29/1/2023) yang bertuliskan "Syarat Capres, Cinta Kebhinekan Tolak Capres Intoleran". Menanggapi hal ini, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Nusa Tenggara Barat (NTB), Wahidjan, mengatakan pihaknya tengah menyelidiki lokasi spanduk yang terpasang. Namun demikian, ia mengaku tidak mempersoalkan spanduk yang diduga kuat bentuk penolakan kedatangan Anies di Pulau Seribu Masjid tersebut. "Bagi kami, biasa-biasa saja tidak ada soal," aku Wahidjan saat dihubungi Minggu sore, (29/1/2023). Menurutnya, menerima atau menolak hal yang wajar dalam dunia demokrasi. Sehingga pihak tidak terlalu mempermasalahkan. "Kita tidak ambil pusing," katanya. Ia menegask

FPI Kerap Dihina Habis-habisan, Berikut Ultimatum Keras Loyalis Habib Rizieq

Kamar mengejutkan terkait sosok Habib Bahar bin Smith tiba-tiba mengeluarkan pernyataan tegas, dirinya emosi saat melihat banyaknya hinaan kepada Habib Rizieq Shihab. Dalam sebuah potongan video viral, terlihat ulama tersebut mengkritik habis sesama ulama yang malah berdiri dengan penguasa. Menurutnya, nasib berbeda justru dialami oleh cucu nabi yang menjadi idolanya, organisasinya dibubarkan hingga dipenjara. "Sok-sokan mau menghina Habib Rizieq, sok-sokan mau merendahkan Habib Rizieq, sok-sokan kalian enak dapat uang dari pejabat, dapet amplop dari pejabat, kiai kontrak, ustas kontrak, habib kontrak, dipuji-puji oleh pejabat, berdiri di depan pintu penguasa dengan mengharapkan tahta, pangkat," ucapnya. "Habib Rizieq organisasinya dibubarkan muridnya laskarnya dibunuh dipenjara," ungkapnya terlihat dalam akun @MARQUEZ_93, seperti dikutip, Rabu (25/1/2023). Lebih lanjut ia mengingatkan bagi para pembenci Habib Rizieq untuk tak mencaci mantan pimpinan FPI tersebut. 

Ribuan Perangkat Desa Demo di Jakarta, Ada 6 Tuntutan Penting

Kabar terbaru terkait adanya ribuan perangkat desa dan sejumlah kepala desa se-Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Tasikmalaya turut berangkat ke Jakarta untuk melakukan aksi unjuk rasa pada Rabu (25/01/23). Para perangkat desa ini membawa tiga tuntutan dalam aksinya. Meliputi meminta kejelasan status perangkat desa, meminta peningkatan kesejahteraan perangkat desa, dan meminta penerbitan Nomor Induk Perangkat Desa (NPID) nasional. "Tuntutan ada tiga, ingin kejelasan status perangkat desa, kesejahteraan perangkat desa, dan Penerbitan Nomor Induk Perangkat Desa secara keseluruhan," kata Korlap PPDI Kabupaten Tasikmalaya, Diana Budiman, dilansir duniaoberita dari Tribunnews, Rabu.  Dilansir dari CNNIndonesia.com, total ada enam tuntutan yang mereka bawa dan disampaikan kepada Komisi II DPR: 1. PPDI mohon kepada Ketua Komisi II dan anggota dewan untuk memasukkan perubahan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 ten

Bacakan Pledoi, Putri Candrawathi Mengaku Jika Yosua Memperkosa, Aniaya dan Ancam Bunuh Anaknya

Kabar terbaru terkait terdakwa Putri Candrawathi kembali menegaskan bahwa dirinya korban kekerasan seksual.  Selain diperkosa dan dianiaya, istri Ferdy Sambo itu juga mengklaim dirinya mendapat ancaman dari Yosua bahwa anaknya akan dibunuh. Hal itu ia sampaikan saat membacakan nota pembelaan atau pledoi pribadinya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,  Rabu (25/01/23). Awalnya, Putri menjelaskan kekerasan seksual oleh Yosua yang terjadi setelah perayaan hari ulang tahun pernikahan Putri dan Sambo ke-22 pada Kamis, 7 Juli 2022 di Magelang, Jawa Tengah. “Saya mengalami sebuah kejadian yang sangat menyakitkan. Peristiwa yang menimbulkan luka mendalam hingga saat ini. Kebahagiaan kami direnggut dan dicampakkan. Harga diri kami diinjak-injak, saya membeku,” kata Putri. Putri mengaku tak pernah terbesit sedikit pun akan terjadinya peristiwa yang berdampak buruk pada keluarganya itu. “Yang lebih sulit saya terima, pelakunya adalah orang yang kami percaya, orang yang kami tempatkan

Aktivis Lieus Sungkharisma Meninggal Dunia

(Foto :Lieus Sungkharisma/Tangkapan Layar/YouTube) Kabar duka terkait sosok Aktivis Lieus Sungkharisma dikabarkan meninggal dunia karena sakit jantung. Dikabarkan bahwa Ketua GP Mania Immanuel Ebenezer atau Noel mengabarkan hal itu setelah mendapatkan informasi dari pihak keluarga dan staf mendiang. "Betul, beliau meninggal dunia," kata Noel, Rabu 25 Januari 2023. "Iya turut bersedih, (meninggal karena) sakit jantung," tuturnya seperti dilansir Detik.com. Kesedihan duka juga diungkapkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Mealui cuitan di media sosial, Fadli Zon menyampaikan rasa duka sekaligus mengenang perkenalannya dengan mendiang Lieus. "Sungguh sedih dan merasa kehilangan. Saya mengenalnya sejak 1992, ketika almarhum menjadi Ketum Gemabudhi. RIP Bro Lieus," tulis Fadli Zon.

Henry Surya Terdakwa Penggelapan Dana KSP Indosurya Divonis Bebas, Terungkap Alasannya

Kabar terbaru terkait Henry Surya, terdakwa kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya,  divonis bebas pada sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.  Dikabarkan bahwa Hakim mempertahankan jika kasus yang menjerat Henry merupakan perdata dan bukan pidana. Hal itu dibacakan hakim Syafrudin Ainor melalui amar putusan.  "Mengadili, menyatakan terdakwa Henry Surya tersebut di atas terbukti melakukan perbuatan yang didakwakan tetapi bukan merupakan tindak pidana melainkan perkara perdata," ujar Syarifudin di PN Jakbar, dikutip duniaoberita dari INews, Selasa (24/01/23).  Syarifudin mengatakan dengan adanya keputusan tersebut Henry dibebaskan dari segala tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan bakal segera menghirup udara bebas.  "Membebaskan terdakwa Henry Surya oleh karena itu dari segala tuntutan hukum yang sebelumnya didakwakan dalam dakwaan alternatif kesatu pertama dan kedua pertama," ujarnya.  "Memerintahkan agar terdakwa

Nama Presiden Berubah Jadi 'Jokowi Dodo' sampai Heboh di Twitter, Ada Apa Ya?

Kabar mengejutkan terkait nama Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi trending topic di situs jejaring sosial Twitter.  Dikabarkan bahwa ternyata nama Presiden yang sedang menjadi tren dan viral itu telah diubah menjadi “Jokowi Dodo”. Ini bukan penulisan yang benar untuk nama Presiden Jokowi, karena penulisannya salah. Dari penulusuran, diketahui bahwa kata kunci “Jokowi Dodo” terkait dengan insiden yang sempat menghebohkan beberapa waktu lalu, saat seorang pria Indonesia diduga melakukan pelecehan terhadap seorang wanita Lebanon saat ibadah umrah. Cuitan itu berawal dari seorang warganet dengan akun @inia**** yang mengaku sebagai salah satu anggota keluarga WNI tersebut. Akun @inia**** meminta bantuan kepada para pengguna Twitter dan Presiden Jokowi untuk meluruskan pemberitaan yang beredar di media. Sayangnya, akun tersebut salah menuliskan nama Presiden Joko Widodo dan berubah menjadi ‘Jokowi Dodo’. “Hy teman² Twitter, mohon bantu up. Saya mau minta tolong kalaupun permintaan per

Mahfud Md Sebut Ada Brigjen Gerilya Pengaruhi Vonis Ferdy Sambo, Ada Apa?

Kabar terbaru terkait Mahfud MD yang mengungkapkan bahwa mendapatkan informasi bahwa ada yang bergerilya ingin terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua, Ferdy Sambo dibebaskan. Namun ada juga yang ingin Sambo dihukum. "Ada yang bilang soal seorang brigjen mendekati A dan B, brigjen-nya siapa? Sebut ke saya, nanti saya punya mayjen. Banyak kok. Kalau Anda punya mayjen yang mau menekan pengadilan atau kejaksaan, di sini saya punya letjen," kata Mahfud MD, melansir Kompas.com pada Sabtu (21/1).  Selain itu, Mahfud juga mendengar lobian agar Sambo dibebaskan itu bahkan dipesan memakai huruf dan angka. Namun, Dia pastikan bahwa independensi kejaksaan terjaga.   "Tapi kita bisa amankan itu, di kejaksaan, saya pastikan kejaksaan independen," ujar Mahfud. Mantan Ketua MK tersebut juga sudah mengingatkan agar majelis hakim maupun kejaksaan menjaga independensi dalam penanganan kasus tersebut. Sebab kasus yang melibatkan eks Kadiv Propam Polri itu menurut Mahfud mem

Tuntutan Bharada E Sudah Benar, Ini Pertimbangannya

Kabar terbaru terkait Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Fadil Zumhana menegaskan tuntutan 12 tahun penjara yang dialamatkan kepada Richard Eliezer alias Bharada E, terdakwa perkara pembunuhan Yosua Hutabarat (Brigadir J), sudah tepat dan tidak mungkin untuk dirivisi. Dikabarkan bahwa Kejagung menolak secara tegas permintaan dari mana pun untuk mengubah tuntutan tersebut. “Tuntutan pidana terhadap terdakwa Richard Eliezer yang menyandang status pelaku yang bekerja sama (justice collaborator/JC) sudah tepat, dan tak mungkin untuk direvisi,” tandas Jampidum Fadil Zumhana dalam konferensi pers di Kejagung, Jakarta, Kamis (19/1/2023). Menurut Jampidum, jaksa bisa saja merevisi tuntutan hukum, seperti yang pernah dilakukan dalam perkara kekerasan rumah tangga di Karawang, Jawa Barat (Jabar), pada 2021 yang lalu. Tuntutan pidana 1 tahun penjara kepada terdakwa kekerasan dalam rumah tangga, Valencya direvisi dan dituntut bebas lantara

Soal Cak Nun Sebut Jokowi Firaun, Berikut Respon Gibran Rakabuming

Kabar terbaru terkait Gibran Rakabuming Raka angkat bicara mengenai hebohnya ceramah Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun yang menyebut Jokowi Firaun. Dikabarkan bahwa Gibran bersikap santai dengan potongan ceramah tersebut lantaran Cak Nun telah meminta maaf. "Ketoke wis minta maaf, yowis to. (Sepertinya sudah minta maaf, ya sudah)," kata Gibran dikutip Suara Surakarta, Kamis (19/1/2023). Gibran juga memastikan tidak tersinggung dengan komentar-komentar miring yang kerap dilemparkan kepada keluarganya. "Enggak (tersinggung) santai aja. Semua dimaafin," kata Gibran. Ia menyarankan agar tak perlu membesar-besarkan hal yang sedang heboh tersebut. "Wis rasah sitik-sitik lapor (tidak perlu sedik-sedikit lapor) lah ya. Koyo randue gawean ae (Kayak nggak ada kerjaan aja)," katanya. Sebelumnya, budayawan Cak Nun menuai kegemparan usai potongan ceramahnya yang menyebut Jokowi Firaun viral. "Karena Indonesia dikuasai oleh Fir'aun yang namanya Jokowi, oleh Qorun

Penuhi panggilan KPK, Berikut Jawaban Hercules Saat Ditanya Wartawan

Kabar terbaru terkait  Rosario De Marshall alias Hercules memenuhi panggilan penyidik KPK untuk dimintai keterangan sebagai saksi kasus dugaan suap penanganan perkara di Mahkamah Agung (MA). "Saksi Rosario De Marshall sudah hadir di Gedung Merah Putih KPK," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis. Dilansir dari CNN Indonesia, Hercules didampingi oleh seorang pengacara yang turut membawa selebaran kertas. Belum diketahui keterkaitan Hercules dalam kasus ini. Hercules enggan memberikan penjelasan terkait hal tersebut. Awak media yang hendak menanyakan hal itu tidak mendapat respons baik dari yang bersangkutan. "Mau dihajar enggak? Kalau mau gua hajar," ucap Hercules. "Minggir kamu!" tandasnya kemudian. Sementara itu, Ali Fikri pun tidak menyampaikan materi pemeriksaan yang hendak didalami tim penyidik kepada Hercules.

Bharada E dituntut 12 tahun penjara, ternyata ini hal yang meringankan dan memberatkan

Kabar terbaru terkait Jaksa penuntut umum (JPU) meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menyatakan Bharada E terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. "Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa RichardEliezerPudihangLumiu dengan pidana tahun 12 tahun agar perintah tetap ditahan," ungkap jaksa saat membacakan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (18/01/23). Adapun hal yang memberatkan perbuatan terdakwa mengakibatkan kegaduhan meluas di masyarakat. Sedangkan hal yang meringankan terdakwa saksi pelaku berkerja sama membongkar kasus ini, berlaku sopan dan menyesali perbuatan. 

Terungkap hal yang Memberatkan Putri Candrawathi hingga dituntut delapan tahun penjara

Kabar terbaru terkait Jaksa yang menuntut terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Putri Candrawathi, untuk menjalani hukuman pidana delapan tahun penjara dalam sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu. "Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Putri Candrawathi dengan pidana penjara selama delapan tahun," kata Jaksa Didi Aditya Rustanto saat membacakan tuntutan di hadapan Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso di PN Jakarta Selatan, Jakarta, dikutip duniaoberita dari Antara, Rabu (18/01/23). Selanjutya hal yang memberatkan tuntutan Putri Candrawathi adalah perbuatan menghilangkan nyawa korban Nofriansyah Yosua Hutabarat, sehingga menyebabkan duka yang mendalam bagi keluarga korban. Selain itu, hal memberatkan lain dalam tuntutan itu ialah Putri dinilai berbelit-belit, tidak mengakui, dan tidak menyesali perbuatan-perbuatannya dalam memberikan keterangan di depan persidangan. "Akibat perbuatan terdakwa menimbulkan keresahan dan kegaduhan ya

Breaking News! KPK Geledah Gedung DPRD DKI Jakarta

Kabar terbaru terkait  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Gedung DPRD DKI Jakarta pada Selasa (17/1/2023).  Dikabarkan bahwa penggeledahan itu dilakukan untuk mencari bukti terkait kasus dugaan rasuah pengadaan tanah di Pulogebang, Jakarta Timur. "Benar, ada kegiatan penggeledahan dimaksud terkait pengumpulan alat bukti dugaan korupsi pengadaan tanah di Pulo Gebang," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa. Ali belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait penggeledahan tersebut. "Perkembangannya akan kami sampaikan kembali," tegasnya.