Skip to main content

BERITA TRENDING

Soal Penolakan Israel di Piala Dunia U-20, PDIP Ungkap Hal Ini

Ketum Parpol Besar Dilaporkan ke Mabes Polri, Ada Apa?

Kabar terbaru berkaitan dengan sebuah video terkait isu perselingkuhan viral beberapa waktu ini. Pasalnya, wanita yang mengaku bernama Rifa Handayani tersebut melaporkan ketua umum sebuah partai politik besar ke Mabes Polri.

Dikabarkan bahwa berdasarkan video tersebut, pihak yang dilaporkan berinisial AH yang namanya tidak asing di kencah politik Indonesia. Selain AH, istrinya yang berinisial YA juga dilaporkan ke Mabes Polri, pada, Selasa (14/12/2021).

AH dan YA dilaporkan atas tuduhan ancaman dan intimidasi yang dilakukannya di media sosial dengan sangkaan UU ITE. Rifa mengungkapkan kronologi awal hubungannya dengan AH yang dimulai pada tahun 2012 lalu. Saat itu, cerita Rifa ada pada sebuah konser internasional di Ancol, Jakarta Pusat. Saat itu, AH meminta pin BlackBerry Messenger dan nomor handphone dirinya. Pada saat itu, Rifa mengakui tidak mengetahui sosok AH, yang masih menjadi kader sebuah partai dan belum menjadi menteri ini.

“Setelah perkenalan itu, kita akhirnya menjalin komunikasi dan berhubungan khusus hingga tahun 2013. Pada pertengahan tahun 2013, Juni masalah datang. Saya mendapat teror dan intimidasi dari AH dan saya blok nomor AH,” ucap Rifa.

Namun, selang beberapa bulan kemudian, intimidasi kembali datang dari sang istri AH yakni YA. “YA juga meneror saya di media sosial melalui direct message,” katanya.

Lantaran terus diteror, Rifa akhirnya menceritakan masalah tersebut ke sang suami, yang akhirnya melakukan konfirmasi ke AH.

“Saya sebenarnya takut menceritakan hal ini ke suami karena saya mau gak mau menceritakan tentang aib saya juga ke suami. Tapi karena saya tidak tahan diteror, saya harus menceritakan hal ini ke suami,” jelasnya.

Akhirnya, kata Rifa, sang suami menelepon AH untuk melakukan pertemuan. “Suami saya melakukan pertemuan, mencoba mengkonfirmasi hubungan khusus antara saya dan AH yang berakhir teror kepada diri saya,” kata Rifa.

“Dalam pertemuan tersebut, AH mengakui bahwa dirinya memiliki hubungan khusus dengan saya dan melakukan teror kepada saya karena emosi,” tambah Rifa.

Untuk memastikan keselamatan dirinya, sang suami pun minta surat pernyataan dari AH namun ditolaknya. Lantaran tidak menemui titik temu, permasalahan tersebut akhirnya menguap begitu saja.

Dan katanya lagi, masalah kembali terkuak di tahun 2016 hingga Saat ini kata dia, istri dari AH yakni YA, kembali melakukan teror kepada dirinya di media sosial bahkan melayangan somasi dengan tuduhan, bahwa dirinya memeras AH.

“Nah, disitu emosi suami saya kembali naik. Lantaran mencemaskan keselamatan saya, suami meminta saya menyelesaikan masalah ini hingga tuntas,” katanya.

"Berdasarkan hal itu, akhirnya saya memutuskan melaporkan hal ini ke Mabes Polri dan Komnas HAM untuk meminta perlindungan hukum, biar nanti publik yang menilai siapa yang salah siapa benar,” katanya. (Source : IDN Jurnal)