Skip to main content

BERITA TRENDING

Heboh! Digugat Cerai Nathalie Holscher, Sule Berikan Jawaban Begini

Pengkhotbah Kristen Juga Ditolak Masuk Singapura?

Kabar terbaru terkait Ustaz Abdul Somad (UAS) yang ditolak masuk ke Singapura gegara masalah hasutan yang menyinggung agama lain. Ternyata bukan hanya UAS tapi ada pengkhotbah Kristen juga yang pernah ditolak.

Dilansir dari media Singapura, The Straits Times, 8 September 2017 dari Makkasar Terkini,  Kementerian Tenaga Kerja Singapura, berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri Singapura (MHA), menolak permohonan izin kerja jangka pendek yang diperlukan bagi keduanya untuk berkhotbah di Singapura.

“Kedua pengkhotbah telah membuat komentar yang menghasut dan merendahkan agama lain,” kata MHA dtalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah Menteri Dalam Negeri dan Hukum K. Shanmugam menyinggung soal penolakan itu di sebuah forum pada hari sebelumnya.

“Mereka sangat Islamofobia dalam pernyataan-pernyataan mereka di luar Singapura, dan kami memutuskan kami akan melarang mereka,” kata Shanmugam dikutip via detikcom.

Dalam pernyataannya, MHA menyebut bahwa salah satu pengkhotbah telah menyebut Allah sebagai “tuhan palsu” dan menyerukan doa bagi mereka yang “tertawan dalam kegelapan Islam”.

Pengkhotbah itu juga menyebut umat Buddha dengan kata Ibrani yang berarti orang-orang yang “hilang, tak bernyawa, bingung dan mandul secara spiritual

Pengkhotbah lainnya pernah mengatakan bahwa Islam “bukan agama perdamaian” dan bahwa Islam adalah “agama yang sangat membingungkan”.

MHA mengatakan: “Ajaran seperti itu tidak dapat diterima di masyarakat Singapura yang multiras, multi-agama, dan pemerintah tidak akan mengizinkan pengkhotbah agama dari keyakinan apa pun untuk menjatuhkan agama lain atau menyebarkan niat buruk di antara agama-agama.”

“Ini untuk menjaga keharmonisan dan kohesi sosial yang telah dibangun dengan susah payah sejak kemerdekaan Singapura,” imbuh MHA.