Skip to main content

BERITA TRENDING

Sri Sultan HB Angkat Bicara Atas Kerusuhan di Babarsari Yogyakarta

M Kece Mengaku Diancam Napoleon "Anak Buah Saya Banyak, Nanti Keluarga Kamu Saya Bunuh Semua"

Kabar mengejutkan terkait sosok Muhamad Kosman alias Muhamad Kece mengaku diancam Irjen Napoleon Bonaparte saat ditahan di Rutan Bareskrim Polri. Ancaman itu didapat M Kece setelah dianiaya Irjen Napoleon Bonaparte.

"Setelah saya babak belur sudah mereka keluar. Disuruh ambil sebuah tikar, langsung saya tidur, bangun pukul 15.00 WIB. Kemudian enggak boleh keluar oleh penyidik," kata M Kece dalam sidang lanjutan kasus dugaan penganiayaan dilakukan Irjen Napoleon Bonaparte di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (19/5).

"Siapa itu?," tanya JPU.

"Saya tidak kenal namanya pakai kaos burung merpati, habis dibuka saya keluar. Saat mau ke luar saya dihajar lagi oleh terdakwa, dihajar lagi. Saya dipukul lagi oleh terdakwa sekitar 2 kali," jawab Kece.

"Sebelum terdakwa memukul, apa ada pembicaraan?" tanya JPU.

"Saya Polri perwira aktif, saya polisi. Anak buah saya banyak. Nanti keluarga kamu saya bunuh semua. Saya keluar, bertemu beliau. Kemudian beliau, awas jangan macam-macam, pukul saya (Kece)," jawab Kece.

Dikabarkan bahwa M Kece kemudian mempraktikkan penganiayaan dialaminya di hadapan majelis hakim.

"Saya keluar dari kamar 11 kemudian jalan, ketemu lah terdakwa. Nah, di situ dipanggil sama Pak Jenderal saya balik lagi. Kamu jangan macam-macam. Langsung saya ditampar, ditonjok. Saya ditampar, saya ditonjok sampai saya sempoyongan ke depan, hampir jatuh, saya nyender di pintu kamar 11," ucap Kece.

M Kece lantas menceritakan penganiayaan dialaminya penyidik Bareskrim Polri. Dia juga melaporkan penganiayaan dialaminya ke Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri.

"Dari pembicaraan langsung mukul, jedanya sekitar setengah menitan. Kemudian saya keluar, ada penyidik. Kenapa muka kamu babak belur begini," kata Kece.

"Penyidik mana? Direktorat mana?" tanya JPU.

"Dari Siber Polri. Lanjut sini-sini kamu di tempat dokter periksa dulu. Lapor kamu, visum. Tidak lama kemudian saya bikin laporan. Akhirnya dari laporan itu di BAP. Waktu itu ada seorang mengaku lawyer bernama Hosman, waktu itu saya belum memberikan kuasa. Tapi dia udah tanda tangan, pas dibuka di Ciamis, loh saya belum kasih kuasa," jawab Kece.

"Setelah penyidik bilang ini kenapa?" tanya JPU kembali.

"Saya lapor aja ke penyidik, saya enggak tahu ternyata laporan itu langsung ditulis aja polisi oleh Tubagus Muhammad, ditanyain kamu ngapain aja di situ?" ucap Kece. 

Oleh : duniaoberita

Source : Merdeka