Skip to main content

BERITA TRENDING

Akhirnya Terungkap Sosok Yang Ambil CCTV Rumah Sambo

Bahar Sebut ‘Wahai Rakyatku’, YM: Preeett! Emang Lu Siapa?

Kabar mengejutkan datang dari seorang pegiat media sosial, Yusuf Muhammad menyindir penceramah, Bahar bin Smith yang menyebut “wahai rakyatku” saat diwawancarai.

Yusuf Muhammad menyindir siapa Bahar bin Smith sehingga menyebutkan kata “rakyatku” dalam pernyatannya.

“Preeett! Emang lu siapa pakai panggil-panggil ‘wahai rakyatku’?” kata Yusuf Muhammad melalui akun Twitter pribadinya pada Senin, 3 Januari 2022.

Dikabarkan bahwa bersama pernyataannya, Host 2045 TVini membagikan video wawancara Bahar bin Smith sebelum memasuki gedung Polda Jabar untuk dimintai keterangan.

Sebagaimana diketahui, Bahar bin Smith memenuhi panggilan Polda Jawa Barat pada Senin, 3 Januari 2022 sebagai terlapor dugaan ujaran kebencian.

Sebelum masuk ke dalam gedung Polda Jabar, Bahar bin Smith sempat menyampaikan pernyataannya.

Ia mengatakan bahwa apabila nanti dirinya tidak keluar ruangan dan ditahan oleh kepolisian, maka demokrasi sudah mati di Indonesia.

“Saya ingin menyampaikan, andaikan, jikalau nanti saya ditahan, jikalau saya nanti tidak keluar dari ruangan, atau saya dipenjara, maka sedikit saya sampaikan, bahwasanya ini adalah bentuk keadilan dan demokrasi sudah mati di negara kesatuan republik indonesia yang kita cintai,” katanya, dilansir dari Kompas TV.

Pasalnya, lanjut Bahar bin Smith, ia dilaporkan secepat kilat. Padahal, menurutnya, masih ada penista-penista Allah dan penista agama yang dilaporkan namun tidak diproses sama sekali.

Di akhir pernyataannya, Bahar pun berpesan bahwa apabila dirinya ditahan, ia berharap rakyat terus berjuang menyampaikan kebenaran dan keadilan.

“Maka jikalau, andaikan, saya masuk dan diperiksa, saya tidak keluar lagi, berarti saya ditahan, saya dipenjara, maka wahai rakyat, wahai bangsa, wahai rakyatku, wahai bangsaku, khususnya umat islam, para ulama, para habaib, teruslah bejuang untuk menyampaikan kebenaran, untuk menyampaikan keadilan. Jangan tunduk pada kedzaliman, dari mana pun datangnya kedzaliman itu,” katanya. (Makkasar Terkini)

Foto : Hasil Tangkapan Layar