Skip to main content

Posts

Jawaban Mengejutkan Jokowi Soal Dikritik Anies Terkait Demokrasi

DUNIAOBERITA.COM -  Kabar terkait indeks Demokrasi Indonesia disebut Calon Presiden Anies Baswedan menurun dalam Debat pertama Pilpres beberapa waktu lalu. Hal ini ditanggapi Presiden Joko Jokowi dengan santai. "Ya itu sebagai evaluasi," kata Jokowi sembari tersenyum, di Kawasan Monas, Jakarta, Jumat (15/12/23). Menurutnya dalam masa pemerintahannya tidak pernah melakukan pembatasan masyarakat untuk berbicara. Bahkan ia mencontohkan dirinya juga kerap dicaci-maki oleh masyarakat. "Tetapi yang jelas kita ini kan tidak pernah melakukan pembatasan-pembatasan apapun, dalam berbicara, dalam berpendapat ada yang maki-maki presiden, ada yang caci maki presiden, ada yang merendahkan presiden, ada yang menjelekkan juga biasa-biasa saja," tegas Jokowi. Selain itu Jokowi menjelaskan pemerintahannya juga tidak pernah melarang melakukan aksi demo. Terlihat banyaknya demo yang berlangsung setiap minggunya. "Di Patung Kuda, di depan Istana juga demo juga hampir setiap minggu,

IKD yang Akan Gantikan e-KTP, Wajib Tahu Cara Mengurusnya

DUNIAOBERITA.COM -  IKD merupakan KTP digital yang dapat diakses melalui smartphone, sehingga IKD memiliki beragam keunggulan dibandingkan dengan e-KTP. IKD merupakan identitas kependudukan dalam bentuk aplikasi digital. IKD memiliki berbagai keunggulan yang dapat memudahkan pelayanan kependudukan, khususnya pelayanan secara digital. “Artinya, dengan IKD maka warga akan semakin mudah ketika mengurus perizinan, atau ketika akan bepergian. Contoh, biasanya kan saat akan naik pesawat pasti diminta untuk menunjukkan identitas. Nah dengan IKD cukup ditunjukkan melalui aplikasi, tanpa harus mengeluarkan identitas fisiknya. Selain itu masih banyak lagi manfaat dari IKD,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (12/12/2023). Selain KTP digital, aplikasi IKD memiliki fitur-fitur seperti dokumen, data keluarga, tanda tangan elektronik, pelayanan, pemantauan pelayanan, dan sebagainya. Pada menu dokumen,

Duel Mematikan Antara Pencuri Vs Pemilik Kambing, Justru Jadi Tersangka

DUNIAOBERITA.COM -  Seorang pria bernama Muhyani (58), duel dengan maling kambing untuk bela diri, kini malah dijadikan tersangka. Muhyani merupakan peternak di Banten. Ia malah jadi tersangka setelah melawan pencuri yang mencoba mencuri kambingnya. Muhyani merupakan warga Lingkungan Ketileng, Kelurahan Teritih, Kecamatan Walantaka, Kota Serang. Kini Muhyani ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan oleh Satuan Reserse Kriminal Polresta Serang Kota. Kasus ini dilaporkan orangtua Waldi yang tak terima anaknya tewas karena ditusuk Muhyani. Sebagai bentuk berduka, keluarga Muhyani sudah mengunjungi rumah duka di Ciruas, Kabupaten Serang, Banten. Saat itu, kedua keluarga telah menyepakati perdamaian, dan tak akan melanjutkan kasusnya ke jalur hukum. Berjalannya waktu, kata Nuraen selaku ketua RT, secara tiba-tiba keluarga Waldi melanjutkan perkaranya ke Polresta Serang Kota untuk diproses hukum. Diduga, lanjut Nuraen, pelaporan dikarenakan keluarga Muhyani tidak menyanggupi memberikan uang

Ramalan Presiden 2024 Merujuk Pada Sosok Ini, Inisialnya

DUNIAOBERITA.COM -  Kabar terkait Presiden 2024 penerus Jokowi ternyata telah diramalkan dalam pakem “Notonegoro Jowo Ratu Buwono”. Hal itu diungkap paranormal politik, Doni Istyanto, saat menjadi narasumber diskusi yang digelar Kantor Berita Politik RMOL dalam program ‘Republik Ayam Jago’, dipandu Arief Poyuono. “No itu Soekarno, To itu Soeharto. Nah, ini yang bikin banyak orang kagok. Kok jadinya Habibie dan Abdurahman Wahid?” kata Doni, Selasa (8/8). Dijelaskan, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan Megawati Sukarnoputri tidak masuk dalam hitungan, karena mereka tidak sampai lima tahun memimpin. Selanjutnya untuk ‘Ro’ disematkan untuk Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam pelafalan Jawa, ‘Ro’ juga bisa dibaca ‘Lo’. Lalu ‘Jo’ untuk Joko Widodo “Maka Presiden yang akan kita pilih 14 Februari 2024 nama belakangnya pasti Wo. Apakah itu Ganjar Pranowo atau Prabowo. Jadi hanya dua itu yang bisa benar-benar memenuhi pakem Notonegoro Jowo Ratu Buwono,” pungkasnya. Hadir dalam diskusi yang