Skip to main content

BERITA TRENDING

Heboh! Digugat Cerai Nathalie Holscher, Sule Berikan Jawaban Begini

Astaga! Gadis Muda Dikejar sampai Dekat Polda

Kabar terbaru terkait Lilis Novita Sari (22), gadis cantik warga Palembang mendatangi Polda Sumsel untuk membuat laporan setelah menjadi korban kekerasan diduga geng motor. 

Dikabarkan bahwa Lilis bersama temannya diserempet, disabet celurit dan dikejar di sepanjang Jalan Sudirman Palembang pada Minggu (6/2/2022) dini hari.

Akibat kejadian itu, Lilis mengalami luka sabetan di tangan sebelah kanan. 

"Waktu kami baru pulang dari jalan-jalan di bawah Jembatan Ampera. Saat perjalanan pulang, tiba-tiba ada pengendara motor yang mendekati kami," ujar Lilis saat ditemui di Mapolda Sumsel, Senin (7/2/2022).

Lilis menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (6/2/2022) sekira pukul 04.00 WIB dini hari. Saat itu dirinya bersama pacar dan teman-temannya sebanyak tujuh orang menggunakan sepeda motor melintas di Jalan Jenderal Sudirman hendak mengarah ke Simpang Charitas.

Namun, lanjut Lilis, saat melewati depan Pasar Cinde, tiba-tiba ada tiga orang berboncengan satu sepeda motor yang mendekati mereka. Karena takut akan hal buruk terjadi, seorang rekan korban yang juga mengendarai sepeda motor menyerempet pelaku hingga terjatuh.

"Waktu pelaku jatuh, otomatis kami langsung berhenti juga dan melihat ke arah pelaku yang jatuh itu," ujarnya.

Namun tak disangka, salah seorang pelaku yang terjatuh langsung mengeluarkan senjata tajam jenis celurit dari balik jaketnya. Pelaku kemudian berlari sembari mengarahkan celurit yang dipegangnya ke arah Lilis dan pacarnya.

Dari ayunan celurit pelaku, Lilis awal tidak menduga mengenai mereka. Namun, korban baru terasa seperti ada sesuatu yang menetes dari lengan tangan kanannya dan setelah disentuh ternyata itu darah, akibat sabetan senjata tajam pelaku.

"Awalnya saya tidak merasa sakit karena mengira tidak terkena ayunan celurit pelaku. Sadarnya waktu sudah berdarah. Di situ saya panik," ucapnya.

Tak cukup sampai di situ, salah seorang terduga pelaku yang mendekati Lilis dan rekan-rekannya kemudian memberi kode seakan pertanda memanggil orang lain. Benar saja, hanya butuh hitungan detik datang rombongan sepeda motor yang langsung mendekat ke arah mereka.

"Mungkin jumlahnya sekitar 30 orang. Kami panik, makanya langsung lari, sehingga terjadi aksi kejar-kejaran di antara mereka," katanya.

Diungkapkan Lilis, bahwa rombongan pelaku yang diduga geng motor tersebut baru berhenti mengejar saat Lilis dan teman-temannya melewati kawasan Makam Pahlawan yang lokasinya dekat dengan Mapolda Sumsel.

 "Saya sudah bawaan panik, tidak tahu lagi bagaimana. Kami langsung cepat-cepat kabur," katanya. 

Sumber : iNews