Skip to main content

BERITA TRENDING

Sri Sultan HB Angkat Bicara Atas Kerusuhan di Babarsari Yogyakarta

1.000 Warga di Kelurahan Ini Dinyatakan Positif

kabar mengejutkan terkaiit sekitar 1.000 orang di Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Dikabarkan bahwa Lurah Sunter Agung Danang Wijanarka mengatakan, jumlah tersebut berdasarkan data per Selasa (8/2/2022).

Namun, Danang berujar, data pasien harus diverifikasi lagi untuk mengetahui jumlah pasien yang benar-benar tinggal di Kelurahan Sunter Agung.

Kelurahan Sunter Agung sendiri terdiri dari 280 RT di 20 RW dengan jumlah penduduk paling besar di Kecamatan Tanjung Priok, yakni sekitar 100.000.

"Dari jumlah penduduk seperti itu, yang terkonfirmasi positif Covid-19 sekitar 1.000 tapi belum dilakukan cleansing data, verifikasi lapangan ke RT/RW setempat. Kan pasti ada yang numpang KTP atau enggak tinggal di sini," kata Danang, Rabu (9/2/2022).

Danang mengakui bahwa kasus Covid-19 kembali meledak di wilayahnya karena dua minggu sebelumnya kasus aktif masih sekitar 400-an.

Meskipun ada peningkatan kasus, Danang mengaku sedikit lega karena sejauh ini belum ada laporan warga yang meninggal dunia akibat Covid-19.

Kondisi ini berbeda dengan situasi pada Juli tahun lalu, di mana selama dua minggu puncak gelombang kedua, hampir setiap hari ada laporan warga meninggal dunia.

"Tapi kalau seandainya ini (peningkatan kasus kembali) puncak, alhamdulillah data dari puskesmas dan konfirmasi laporan RT/RW Kelurahan Sunter Agung belum ada yang meninggal dan jangan sampai ada," kata Danang.

Menurut Danang, dari total warga yang positif Covid-19, kebanyakan mengalami gejala ringan.

Oleh karena itu, pihaknya harus melihat data dan rekomendasi dari puskesmas terlebih dahulu untuk menentukan akan melakukan lockdown atau tidak.

"Kalau gelombang dua kemarin, Sunter Agung zona kuning semua. Justru gelombang satu pernah ada zona merah," kata dia.

Sementara itu, Ketua RW 001 Kelurahan Sunter Agung Aris Munandar mengatakan, dari data Dukcapil dan puskesmas, terdapat 64 orang di RW-nya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Namun, dari jumlah tersebut, ada warga yang alamat di KTP-nya berada di wilayahnya tetapi yang bersangkutan justru tinggal di wilayah lain.

"Kami mengatasi Covid-19 ini, untuk yang PCR positif sudah langsung dianjurkan ke Wisma Atlet, tapi yang positif antigen tetap isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan dari tenaga kesehatan," ucap Aris.

Sumber : Kompas