Skip to main content

BERITA TRENDING

Viral! Pendeta Gereja Toraja Buat Acara di Asrama Haji Makassar, Dipersoalkan?

Ganjar Pranowo Marah Besar, Terbongkar Hal Ini

Kabar terbaru datang dari Gubernur Jawa Tengah yang juga politikus dari partai besar, Ganjar Pranowo yang dikabarkan marah. 

"Wah parah, saya kira tembok ternyata palsu. Kontraktor pembangunan SMA N Tawangmangu tadi langsung saya telpon untuk bertanggungjawab. Besok saya kirim tim teknis untuk ngecek semua. Tak ada yang boleh main-main dengan pekerjaan apapun di Jateng," demikian postingan Instagram Ganjar Pranowo pada Minggu (30/1) malam.

Kabar mengejutkan tersebut datang dari  Gubernur Jawa Tengah itu pada siang hari kemarin menggelar sidak di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Tawangmangu, Kabupaten, Karanganyar.

Nah, dalam sidak tersebut ternyata Ganjar menemukan tembok palsu di bangunan sekolah tersebut dan menendangnya hingga jebol.

Dari informasi yang beredar di kalangan, awalnya Ganjar melihat adanya beberapa bagian bangunan yang terkesan dikerjakan asal-asalan. Diantaranya besi pembatas tangga yang berkarat dan tidak dilas secara sempurna, lantai dan tembok yang retak serta bata tempel yang tidak rapi. Mengetahui hal itu, Ganjar lantas mencoba kekuatan tembok dengan menendangnya pelan. Begitu ditendang, tembok itu langsung jebol. Mengetahui hal itu, Ganjar langsung memarahi mandor proyek.

"Ini apa-apaan Mas? Jangan main-main ya. Sekarang telepon bosmu, saya mau ngomong," tandas Ganjar kepada mandor tersebut. Mandor itu langsung menelepon pimpinan kontraktor bernama Heri. Telepon tersebut langsung diserahkan kepada Ganjar. Ganjar pun langsung berbicara dengan nada tinggi ke kontraktor Proyek SMA Negeri Tawangmangu itu.

"Masih ingat saya dulu ngomong ya. Jaga integritas dan kualitas, jangan korupsi. Sekarang pekerjaanmu kayak gini. Mau saya bawa ke kejaksaan?."

Ganjar pun meminta pelaksana proyek segera memperbaiki kualitas bangunan tersebut. Apalagi saat ini proyek itu masih dalam masa pemeliharaan selama enam bulan.

"Kalau nggak bagus dan masih kaya gini, saya kembalikan dan perkarakan. Kalau mau main-main sama saya, ya saya persoalkan ini," tegasnya. Ganjar menandaskan, kualitas bangunan sekolah tersebut adalah hal yang utama.

"Besok saya kirim tim teknis bersama arsitek ke sini. Saya ingin semua mengecek sebelum diserahterimakan. Saya nggak mau ada orang yang main-main untuk bangunan sekolah," tegas Ganjar.

Sumber : Koran Jakarta