Skip to main content

BERITA TRENDING

Terbaru ! Jenazah Sri Mulyani Sudah Tiba di Rumah Duka Pagi Ini di Tangerang

Brigjen Junior Tumilaar Tuding Jenderal Ini Jadi Pengkhianat Bangsa

Kabar terbaru terkait Brigjen Junior Tumilaar kembali menjadi perhatian usai aksinya membela warga Desa Bojong Koneng yang berkonflik dengan PT Sentul City Tbk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dikabarkan bahwa dalam pernyataannya, Brigjen Junior Tumilaar bahkan meluapkan sumpah serapah kepada salah satu oknum TNI Brigjen Rio.

“Beta punya pasukan brigade, negara Indonesia punya pemerintah. Sentul City bang**t kau. Mana Brigjen Rio pengkhianat bangsa kau. Saya relakan nyawa untuk kalian,” ujarnya.

Menurut Brigjen Junior Tumilaar, Brigjen Rio adalah sosok yang menjadi beking Sentul City. Bahkan menurutnya, Ria diduga mendapat tanah dan rumah di Sentul City.

“Saya mendapat informasi Brigjen Rio berdinasi di BAIS,” tuturnya.

Brigjen Junior menilai PT Sentul City telah merusak bangunan, rumah tinggal, hingga lahan garapan warga.

Ia juga menyebut tindakan Sentul City sebagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

“Pelanggaran HAM menyebabkan rakyat tidak memiliki lagi rumah tinggal dan tanah garapan sebagai nafkah mata pencarian rakyat,” ujar Junior.

Junior juga mengajak warga Bojong Koneng untuk terus mempertahankan dan memperjuangkan hak-hak mereka yang selama ini dirampas oleh pihak perusahaan properti itu.

“Tidak ada kata lain, kita lawan, kita tegakkan kebenaran. Jangan sampai warga terus menerus menjadi korban akibat keberingasan Sentul City merebut lahan warga. Saya Brigjen Tumilaar siap mati demi membela warga,” tegasnya.

Lebih lanjut, menurut Brigjen Tumilaar Junior, dirinya telah mendatangi gedung DPR, Senayan, Jakarta. Kedatangannya untuk mendampingi warga Bojong Koneng yang bersengketa dengan PT Sentul City.

“Jangan takut dengan Sentul City, kemarin sudah saya adukan kepada bagian hukum DPR RI yang dihadiri oleh Pemerintah Kabupaten Bogor dan BPN Kabupaten Bogor,” tandasnya.

Sementara itu, PT Sentul City menegaskan tidak pernah punya masalah dengan warga asli Desa Bojong Koneng. Sentul City menilai yang membuat heboh selama ini merupakan oknum para penyerobot tanah yang berkolaborasi dengan mafia tanah.

“Perlu kami jelaskan supaya menjadi terang benderang. Ada kelompok orang yang mengaku-ngaku warga Bojong Koneng, padahal rumah dan asetnya ada di mana-mana. Kita sebut saja sebagai penggarap berdasi,” kata Head of Coorporate Communication PT Sentul City Tbk, David Rizar Nugroho. 

Sumber : Pojoksatu