Skip to main content

BERITA TRENDING

Viral! Pendeta Gereja Toraja Buat Acara di Asrama Haji Makassar, Dipersoalkan?

Akhirnya Prabowo Respons Menurut Petinggi Gerindra, Usai Disebut Edy Mulyadi Macan yang Mengeong

Kabar terbaru terkait pemilik akun Youtube Bang Eddy, Edy Mulyadi mengkritik keras Menhan Prabowo Subianto yang dinilai tidak mengerti menjaga kedaulatan negara.

Dikabarkan bahwa  hal itu terkait dengan pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan yang dianggap Edy akan menguntungkan pengembang China.

"Masa Menteri Pertahanan gini aja nggak ngerti sih? Menteri Pertahanan jenderal bintang tiga. Macan yang jadi kaya mengeong, nggak ngerti begini aja. Ini sih bicara kedaulatan negara boss. Gila, gebleknya kelewatan gitu lho," ungkap Edy lewat akun Youtube-nya.

Dikabarkan bahwa wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, mengatakan, Prabowo tidak akan mudah tersinggung dengan pernyataan 'macan yang mengeong'. "Pak Prabowo nggak akan marah dan biasanya beliau memaafkan orang yang memfitnah beliau. Itulah standar moral dan akhlak beliau, yang nggak pernah baper difitnah karena waktu yang akan membuktikan bahwa apapun yang beliau lakukan adalah semata-mata demi merah putih," kata Habiburokhman dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (24/1).

Menurut Habiburokhman, pernyataan yang disampaikan Edy Mulyadi mengandung kritikan, hinaan, sekaligus fitnah keji yang disampaikan tanpa terlebih dahulu Tabayyun. Gerindra berterima kasih atad kritikan yang disampaikan. Hal tersebut diakuinya akan menjadi referensi bagi Gerindra dalam menentukan langkah politik ke depan.

"Tetapi soal fitnah itu urusan mereka dengan Allah SWT. Ingat setiap ucapan kita akan kita pertanggung-jawabkan kelak di yaumul hisab," ungkapnya.

Anggota Komisi III DPR RI itu menegaskan tidak benar jika Prabowo atau adiknya punya kepentingan pribadi atas keputusan pemindahan ibukota. Hal tersebut adalah keputusan eksekutif secara keseluruhan dan kemudian juga disetujui legislatif.

"Jadi Kemenhan juga bukan leading sektor," ucapnya.

Source Terkait : Republika