Skip to main content

BERITA TRENDING

Soal Penolakan Israel di Piala Dunia U-20, PDIP Ungkap Hal Ini

Warga Karo Bawa Jeruk Satu Truk ke Istana, Gubernur Sumatera Utara Berikan Jawaban Mengejutkan

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menanggapi aksi warga dari Liang Melas Datas, Karo yang mendatangi Istana Presiden dengan membawa satu truk buah jeruk beberapa waktu yang lalu.

Ia mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk emosi rakyat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena jalan di desa mereka sudah lama rusak. Mereka, kata Edy, meminta agar Jokowi membantu memperbaiki jalan yang rusak itu.

"Dengan jalan rusak yang terlalu lama, rakyat itu adalah emosi dia, tak bisa dia berbuat," kata Edy di rumah dinas Gubsu, Medan, Senin (13/12/2021).

Meski demikian, ia menilai langkah yang diambil masyarakat Karo itu tidak tepat. Ia mengatakan bahwa jalan rusak di Karo itu merupakan tanggung jawab pemerintah kabupaten.

"Rakyat tidak tahu bahwa itu sebenarnya kerjaannya kabupaten. Tetapi karena ketidaktahuan, datang ke Jakarta. Tetap saja nanti kabupaten yang harus mengerjakan," ujarnya.

Lebih lanjut, Edy mengatakan bahwa Pemkab Karo tidak memiliki dana yang cukup untuk memperbaki jalan yang rusak itu. Begitu juga dengan Pemprov Sumut yang tidak bisa membantu karena anggarannya cukup besar.

"Ada 3.000 km jalan itu yang tanggung jawab Pemprov, ada 1.800 km itu tanggung jawab nasional, ada 160 km sekian yang tanggung jawabnya Karo. Tapi yang pastinya kabupaten tidak mencukupi dananya," ujarnya. (Jitunews)