Skip to main content

Trending Topic

Hercules Sambangi Gedung PBNU, Terungkap Alasannya

Tak Terima Difitnah Legalkan Perzinahan lewat Permendikbud, Nadiem Sampaikan Hal Tegas Ini

Kabar terbaru datang dari seorang Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim, membantah tudingan bahwa Kemendikbudristek melegalkan seks bebas dan perzinahan dengan adanya Permendikbud Ristek Nomor 30 Tahun 2021.

Dikabarkan bahwa Nadiem Makarim mengaku kaget ketika muncul asumsi yang menyebut bahwa Kemendikbudristek mendukung seks bebas atau perzinahan.

"Kami di Kemendikbudristek tidak sama sekali mendukung seks bebas, atau mendukung perzinahan, sama sekali tidak. Itu luar biasa terkejutnya saya waktu saya dituduh," ujarnya, dikutip Pikiranrakyat-Depok.com dari kanal YouTube Najwa Shihab.

Nadiem mengaku sangat terbuka terhadap kritik dari pihak manapun.

Hanya saja, ia tetap tidak bisa menerima ketika difitnah melegalkan seks bebas dan perzinahan.

"Ada kritik-kritik yang kami selalu akan menang mengkaji, berbicara, dan berdialog dengan kritik-kritik. Tapi saya juga tidak bisa menerima fitnah yang menyebut saya ini menghalalkan zina atau seks bebas, itu sama sekali tidak azas daripada Permendikbud ini," tuturnya menerangkan.

Ia lantas meminta agar masyarakat berhenti berspekulasi tentang Permendikbud Ristek sama saja melegalkan perzinahan atau seks bebas.

Nadiem Makarim pun mengimbau agar masyarakat bisa berpikir logis terkait isu Permendikbud Ristek ini. (Source : pikiranrakyat)


Comments

  1. Makanya pak klw mengeluarkan peraturan jangan membuat bingung sehingga dapat membuat salah tafsir dari sebagian masyarakat.....

    ReplyDelete
  2. Makanya pak klw mengeluarkan peraturan jangan membuat bingung sehingga dapat membuat salah tafsir dari sebagian masyarakat.....

    ReplyDelete
  3. Makanya pak, sebelum aturan itu dikeluarkan perlu di kaji ulang .
    Seandainya UU spt.itu disahkan mau ditaruh mana moral generasi muda ini.yg sebagai penerus bangsa

    ReplyDelete
  4. Memangnya UU itu kalimatnya seperti apa ?

    ReplyDelete

Post a Comment

Berilah komentar yang mendukung dan santun