Skip to main content

Trending Topic

Terbaru! Gunung Semeru Erupsi, Warga Panik

Pria Jatuh dari Lantai 6 Hotel Semarang Didorong, Ternyata Penyebabnya Karena Kekesalan Ini

Kabar terbaru datang dari Polisi yang mengungkap penyebab Christhoper Bobi (24) meninggal terjatuh dari lantai 6 Hotel Grand Candi Semarang karena didorong oleh rekannya Muhammad Alfriandi (22).

Dikabarkan bahwa emosi kepada korban karena sempat diintip saat mandi di kamar hotel.

"Saat saya mandi, korban sempat ngintip saya dua kali. Pertama saya diintip langsung menutup pintu keras, kejadian kedua kalinya saya antisipasi pakai tirai," kata Alfriandi saat gelar perkara di Polrestabes Semarang, Rabu (10/11).

Dia menjelaskan pada saat menutup pintu terlalu keras hingga mengenai pelipis kepala korban. Tidak lama kemudian, pelaku yang selesai mandi sempat menindih badannya.

"Saya tidak tahu alasannya tubuh saya ditindih. Tapi sebelum badan ditindih, kita sempat ada perdebatan," ungkapnya.

Pelaku yang mencoba menghindar dengan mengarahkan tubuhnya ke arah lain. Namun nahas, tubuh korban justru mengenai kaca dan terjatuh.

"Saya menghindar dan saya dorong pelaku. Dengan dorongan tangannya justru korban mengarah ke jendela hingga terjatuh dari kamar lantai 6," jelasnya.

Terkait hubungan dengan korban dengan korban hanyalah sebatas teman dalam organisasi advokat.

"Kami teman satu profesi advokat. Tidak ada hubungan, korban pun punya pacar kok," tuturnya.

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar mengatakan insiden tewasnya CB terjadi pada Minggu 7 November 2021 sekitar pukul 22.30 Wib. Pasca kejadian, polisi mengumpulkan alat bukti dan memeriksa para saksi.

"Berdasar pengumpulan alat bukti dan keterangan saksi, korban tidak terjatuh. Bukan jatuh karena tidak sengaja. Tetapi karena didorong temannya," kata Kombes Irwan.

Pelaku yang mendorong korban hingga terjatuh dan meninggal dunia yakni rekan korban bernama Muhammad Alfriandi (22) warga asal Perum Wana Mukti, Sambiroto, Tembalang, Kota Semarang.

Adapun sebelum kejadian pelaku, korban dan dua rekan lainnya sempat menenggak minuman keras di sebuah kafe dekat Hotel Grand Candi Semarang. Usai selesai berpesta, lanjutnya, keempatnya menuju ke hotel untuk istirahat malam.

"Setelah selesai acara, mereka menuju kamar Hotel nomor 602. Di situlah insiden terjadi. Korban didorong hingga menerobos kaca dan terjatuh hingga meninggal," jelasnya.

"Akibat kejadian tersebut pelaku kini dijerat dengan Pasal 338 KUHPidana atau Pasal 359 KUHPidana tentang tindak pidana pembunuhan atau karena kealpaannya menyebabkan matinya orang dengan ancaman 12 tahun penjara," katanya. (Source : merdeka)


Foto : Hasil tangkapan layar/merdeka

Comments