Skip to main content

Trending Topic

Hercules Sambangi Gedung PBNU, Terungkap Alasannya

Politisi Gerindra Fadli Zon Dipecat Prabowo Subianto, Ini Fakta Yang Sebenarnya

Politisi Partai Gerindra Fadli Zon diisukan dipecat Prabowo Subianto.


Dalam informasi itu disebutkan, alasan dipecatnya Fadli Zon oleh Prabowo Subianto karena ingin bubarkan Densus 88.

Informasi terkait pemecatan Fadli Zon tersebut beredar setelah kanal YouTube Pena Istana mengunggah video berjudul, "BERITA HARI INI~RENCANA MAU BUBARKAN, BERAKHIR BUBAR SENDIRI" pada Jumat, 8 Oktober 2021.

Pada thumbnail video, terlihat potret Prabowo Subianto dan Fadli Zon berdiri saling berhadapan.

"DISAKSIKAN RIBUAN APARAT!!!

PRABOWO COPOT FADLI ZON

AKIBAT MULUT KOTORNYA BERAKHIR BEGINI," tulis narasi pada thumbnail video, sebagaimana dikutip SeputarTangsel.com dari kanal YouTube Pena Istana pada Sabtu, 9 Oktober 2021.

(Thumbnail video yang mengatakan Fadli Zon dipecat Prabowo Subianto/Hasil Tangkapan Layar)

Namun setelah ditelusuri SeputarTangsel.com, klaim yang mengatakan bahwa Prabowo Subianto copot Fadli Zon adalah tidak benar.

Faktanya, tidak ada informasi resmi dan valid terkait hal tersebut.

Di dalam video berdurasi 10 menit 5 detik itu, tidak terkandung narasi maupun informasi seperti apa yang diklaim pada judul.

Selain itu, foto yang digunakan pada thumbnail video merupakan hasil editan.

Berdasarkan analisa di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim yang beredar adalah hoaks.

Video yang diunggah oleh kanal YouTube Pena Istana termasuk ke dalam hoaks jenis fabricated content, di mana 100 persen isinya tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Mirisnya, hingga saat berita ini ditulis, video tersebut sudah ditonton sebanyak 28.034 kali dan disukai 251 kali.

Kemudian, video itu juga sudah dikomentari sebanyak 291 kali.

"DENSUS HARUS TETAP ADA, bahkan harus diperkuat, jangan seperti MANUSIA yg TIDAK WARAS, dia takut dgn DENSUS 88," ujar Silas Soekarno.

"Fadli Zon itu corong kadrun garis keras gak usah heran, sebab banyak yg seperti dia. Gerindra mengapa diam krn berguna bagi partainya untuk menyerang pemerintah," kata Ajisur Jatmadji.

"Yah kalau FZ.itu kan udah biasa cuma kadangkala ngomongnya asbun ga mencerminkan seorang politikus, berbicaranya atas dasar selera pribadi buk," tulis Tarsyan Syafei. (Source: SeputarTangsel)



Comments