Skip to main content

Trending Topic

Terbaru! Gunung Semeru Erupsi, Warga Panik

Perlukah Menerima Vaksin Covid-19 Dosis 3 Meskipun Sudah Vaksin Dosis 1 dan 2? Ini Jawabannya

Kabar terbaru berkaitan dengan vaksinasi yang digelar pemerintah bertujuan untuk menekan laju penyebaran virus Covid-19.

Dikabarkan bahwa masyarakat dihimbau untuk menerima vaksin dosis 1 dan 2 untuk membentuk sistem kekebalan tubuh terhadap virus Covid-19.

Selain dosis 1 dan 2, kini muncul vaksin dosis 3 yang mulai diterima oleh beberapa golongan masyarakat di Indonesia.

Lantas, siapa saja yang sebenarnya harus menerima vaksis dosis 3?

Artikel ini hendak membahas perlu atau tidaknya seseorang menerima vaksin dosis 3 dan siapa saja yang harus menerima vaksin dosis 3 menurut dr. Clarin hayes.

Dilansir PortalJember.com dari video unggahan kanal YouTube Clarin Hayes yang berjudul "Vaksin Dosis ke-3 Perlu Gak sih? | Clarin Hayes" pada 13 Oktober 2021, berikut ini penjelasan terkait perlu atau tidaknya seseorang menerima vaksin dosis 3 dan siapa saja yang harus menerima vaksin dosis 3 menurut dr. Clarin hayes.

Melalui video tersebut, dr. Clarin hayes mengemukakan bahwa vaksin dosis 3 diperuntukkan bagi masyarakat yang telah menerima vaksin dosis 1 dan 2.

"Vaksin dosis ke-3 adalah vaksin yang diterima oleh penerima vaksin yang sudah lengkap dosis 1 dan dosis 2," ujar dr. Clarin Hayes.

dr. Clarin Hayes menjelaskan bahwa vaksinasi seseorang dianggap lengkap apabila telah menyelesaikan vaksin dosis 1 dan 2.

Sementara itu, vaksin dosis ke-3 diberikan bukan berdasarkan merk atau jenis vaksin, melainkan berdasarkan urutan.

Jadi, seseorang diperbolehkan mendapatkan jenis vaksin dosis ke-3 yang berbeda dengan dosis 1 dan 2 serta tetap dihitung vaksinasi dosis 3.

Menurut dr. Clarin Hayes, vaksin dosis 3 di Indonesia sejauh ini masih ditujukan untuk para tenga kesehatan.

Vaksin dosis 3 yang ditujukan untuk para nakes memiliki beberapa alasan, yaitu sebagai berikut.

1. Para tenaga kesehatan telah mendapatkan vaksin dosis lengkap (1 dan 2) di awal tahun 2021.

2. Perlindungan vaksin dosis 1 dan 2 menurun setelah 6 bulan.

3. Tenaga kesehatan memiliki resiko tinggi terhadap paparan virus Covid-19.

4. Program vaksinasi Covid-19 dosis 1 dan 2 yang diterima oleh masyarakat belum sepenuhnya tersebar merata.

Jadi, perlu dipahami bahwa vaksin dosis 3 akan diberikan ketika perlindungan dari vaksin dosis 1 dan 2 telah menurun dan melemah atau 6 bulan setelah menerima vaksin dosis 2.

Terkait seseorang yang mendapatkan vaksin dosis 3 kurang dari 6 bulan setelah menerima vaksin dosis 2, dr. Clarin Hayes mengemukakan bahwa sebenarnya hal tersebut tidak berbahaya.

Akan tetapi, perlindungan vaksin dosis 2 akan hilang sebelum waktunya karena tergantikan oleh perlindungan dari vaksis dosis 3. (Source : Portaljember)


Comments


  1. Jadi komentar kritis saya, seharusnya, untuk efisiensi penggunaan anggaran, vaksin dosis 3 untuk para nakes dilsksanakan tepat setelah mereka vaksin dosis 2
    Mudah2an saja tidak ada kolusi antara pemegang otoritas untuk mempercepat pelaksanaan vaksin tahap 3 dg motif agar memperbesar omzet produsen vaksin
    MERDEKAAA....!!!! !!!

    ReplyDelete

Post a Comment

Berilah komentar yang mendukung dan santun