Skip to main content

Trending Topic

Terbaru! Gunung Semeru Erupsi, Warga Panik

Pendeta Dianiaya Saat Lakukan Hal Mulia Ini

Kabar terbaru datang dari seorang pendeta berinisial MGWN (51) bernasib sial setelah menasihati seorang anggota DPRD di Kabupaten Sumba Tengah, NTT berinisial YDP.

Dikabarkan bahwa bukannya berterimakasih mendapat siraman rohani di pagi hari, YDP malah menganiaya pendeta tersebut.

Mendapat serangan yang di luar dugaan, MGWN tak bisa berbuat apa-apa selain menghindar dan meminta pertolongan warga.

Penganiayaan terjadi di rumah YDP di Kampung Waimamongu, Desa Wairasa, Umbu Ratu Nggay Barat, Jumat (15/10/2021) sekitar pukul 05.30 WIB.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek di dahi dan sakit di bagian perut setelah dipukul pelaku dengan tangan kosong.

Penganiayaan itu bermula ketika istri YDP yang berinisial ERKE (50) meminta pendeta itu menasihati suaminya yang selalu melakukan kekerasan dalam rumah tangga dan sering mabuk-mabukan.

ERKE berharap nasihat seorang pendeta mampu menyadarkan suaminya itu.

Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irawan Arianto mengatakan, peristiwa itu berawal saat korban diminta istri terlapor berinisial ERKE (50), untuk datang ke rumahnya dengan tujuan menasehati suaminya yang suka mabuk miras dan melakukan KDRT kepada dirinya.

"Korban dimintai bantuan oleh istri terlapor melalui WhatsApp agar mendatangi rumah terlapor dan menasihati YDP karena terlapor sering mabuk minuman keras dan melakukan KDRT terhadap istrinya," kata Arianto kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Jumat.

Saat korban memberikan nasehat kepada pelaku, tiba-tiba YDP memukulnya dengan menggunakan tangannya.

Pukulan itu mengenai dahi dan bagian perut korban.

"Akibatnya korban mengalami luka robek di dahi dan merasa sakit di bagian perut," ungkapnya.

Setelah kejadian itu, seorang warga berinisal O (26) langsung membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumba Tengah. (Source: Tribun Pekanbaru)

Foto : Ilustrasi 

Comments

  1. Pelaku mohon di kenakan sangsi hukum saja

    ReplyDelete
  2. Pecat dan tindak pelaku dan giring ke pidana. Anggota dewan gak punya etika

    ReplyDelete

Post a Comment

Berilah komentar yang mendukung dan santun