Skip to main content

Trending Topic

Heboh! JK Bicara Terkait Anies Baswedan Maju Pilpres 2024: Nanti..........

Mensos Risma Minta Maaf, Untuk Siapa?

Kabar terbaru berkaitan dengan Program Keluarga Harapan (PKH) Fajar Sidik Napu yang menjadi sasaran amarah Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini saat rapat di Kota Gorontalo pada Kamis (30/9), menemui Gubernur Gorotanlo Rusli Habibie. 

Dikabarkan bahwa keduanya bertemu di kediaman pribadi Rusli di Kelurahan Moodu, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Ahad (3/10).

Orang nomor satu di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo itu pun meminta agar Fajar memaafkan ulah Mensos Risma. Rusli sengaja mengundang Fajar untuk mendengarkan klarifikasi langsung dari korban aksi marah marah Risma. Rusli juga menyemangatinya agar para pendamping PKH tetap tulus dan ikhlas bekerja mendampingi warga penerima bantuan sosial (bansos).

"Jadi Pak Fajar, mungkin ibu menteri saat itu lagi capai jadi bisa kesal. Saya minta maafkan ibu menteri dan memaafkan saya juga, Ini hanya miskomunikasi antara kita," kata Rusli dikutip dari lama resmi Pemprov Gorontalo.

Rusli mengaku sudah menerima WhatsApp pribadi dari Risma. Pesan dikirim Risma ke istrinya, yaitu Idah Syahidah yang berstatus anggota Komisi VIII DPR, yang menjadi mitra Kementerian Sosial (Kemensos).

Politikus Partai Golkar itu pun juga sama-sama minta maaf jika ada komentar yang dianggap membuat Risma tidak enak hati. "Sebagai gubernur juga saya meminta maaf kepada Ibu Menteri jika ada kalimat, sikap saya yang menyinggung Ibu Menteri untuk mohon dimaafkan," ucap Rusli.

Dia mengaku, tidak ingin memperpanjang masalah itu. Rusli meminta semua pihak menyikapi masalah Risma versus pendamping PKH secara bijak. Rusli pun mengaku sayang ke Mensos Risma. Hanya saja, ia hanya tidak ingin sikap sering marah-marah Risma ke orang kecil terus berlanjut di daerah lain.

"Saya takutnya Ibu Menteri bertemu dengan warga yang tingkat kecerdasannya kurang, kita katakan sumbu pendek atau gimana maka ibu menteri yang balik diserang. Itu yang tidak kita harapkan. Mudah mudahan ini yang pertama dan terakhir," kata Rusli (Source: Republika)


Comments