Skip to main content

Trending Topic

Terbaru! Gunung Semeru Erupsi, Warga Panik

Kader Partai Ummat Mengundurkan Diri Massal, Terbongkar Jawaban Keras Amien Rais

Kabar mengejutkan datang dari seorang puluhan kader Partai Ummat besutan Amien Rais dilaporkan mengundurkan diri secara massal dari pengurus tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) hingga kecamatan. 

Dikabarkan bahwa pengunduran diri massal itu terjadi pasca dua petinggi Partai Ummat, yakni Agung Mozin dan Neno Warisman, hengkang dari partai tersebut.

Menurut mantan Wakil Ketua DPD Partai Ummat Kota Depok, Bardi Setiawan, puluhan kader memilih mundur karena kecewa terhadap pengurus daerah dan juga terhadap pengurus pusat dalam pengelolaan partai. Menurut Bardi, Partai Ummat kini bak mulai kehilangan magnet.

"Marwah partai yang digawangi bapak Amien Rais ini sudah mulai kehilangan magnet," ujar Bardi dilansir Viva, Minggu (10/10).

Lantas, bagaimana tanggapan Amien Rais selaku Ketua Majelis Syuro Partai Ummat terhadap pengunduran diri massal ini? Amien rupanya tak kaget dengan pengunduran diri para kader Partai Ummat.

"Jadi, saya dalam jam terbang pengalaman berpolitik ini, memang sesuatu yang biasa," tutur Amien dalam video di kanal YouTube Karni Ilyas Club, dikutip Senin (11/10).

Amien sendiri tidak memberikan jawaban gamblang terkait alasan banyaknya kader Partai Ummat yang mengundurkan diri. Namun ia mengaku sudah mengenal anatomi para mantan kader yang mengundurkan diri dari Partai Ummat tersebut.

"Saya tahu anatominya sekarang ini. Jadi memang kalau kasus Neno lain lagi, kalau Agung Mozin kita sudah memotret ya sudah," paparnya.

Di sisi lain, Amien justru bicara tentang dirinya yang dikeroyok anak buah hingga keluar dari Partai Amanat Nasional (PAN). Menurut Amien, dirinya dikeroyok karena tidak mendukung Presiden Joko Widodo.

"Tapi saya garis bawahi mengapa saya dikeroyok oleh anak buah saya itu, yang karena pernah menjadi Menko, menjadi Menteri ini Menteri itu, semuanya itu. Itu karena saya dianggap pengganggu. 'Mengapa sih enggak mendukung Pak Jokowi. Pak Jokowi yang bisa memberikan cash and carry, jadi udahlah Pak Amien kita keroyok saja agar keluar'. Ya saya keluar betul," ungkapnya.


Comments

  1. Saya lebih senang jika partai umat di bubarkan saja, jgn sampai umat islam berbaur di perpolitikan, krn hanya akan merusak aqidah saja..bkn akan semakin baik.
    Begitupun pak amin yg sdh semakin tua..di politik kan sdh g punya tempat,sebaiknya akan lebih mulya mewariskan ilmunya untuk akhirat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo njenengan bisa membubarkan partai umat silahkan. Karena sesungguhnya bubar atau berkembangnya partai bergantung pada dukungan umat.

      Bila sampai saat ini partai umat masih terus berkembang, walau ada satu dua yg keluar, maka ini berarti partai umat masih didukung umat.

      Delete
    2. sebaiknya organisasi bapak saja yang dibubarkan, seberapa baik pemahaman anda tentang islam jika partai ummat bisa merusak aqidah, motto PU "lawan kezoliman tegakkan keadilan" dan anda adalah bagian pendukung kezaliman

      Delete

Post a Comment

Berilah komentar yang mendukung dan santun