Skip to main content

Trending Topic

Hercules Sambangi Gedung PBNU, Terungkap Alasannya

Heboh! Polisi Ini Periksa Ponsel saat Razia, Kompolnas: Lapor ke Propam, Jaga Sopan Santun dan Jangan Arogansi

Kabar terbaru berkaitan kabar heboh terkait aksi Bripka Ambarita menyita dan memeriksa ponsel saat melakukan razia viral di media sosial (medsos). 

Dikabarkan bahwa video ini awalnya disiarkan lewat program televisi swasta dan diunggah ulang di aplikasi media sosial TikTok hingga Twitter.

Akun Twitter @xnact mengomentari tindakan Bripka Ambarita yang memeriksa ponsel dengan paksa tanpa adanya dugaan tindak pidana.

"Polisi tiba-tiba ambil HP lalu periksa isi HP dengan alasan mau memeriksa barangkali ada rencana perbuatan pidana yang dilakukan melalui HP. Boleh tapi harus didahului dugaan tindak pidana. Sejak kapan pak pol bebas geledah HP dan privasi orang atas dasar suka-suka dia?," cuit @xnact, Sabtu, 16 Oktober 2021.

Dalam video tersebut, pemilik ponsel terlihat tak terima ponselnya disita dan diperiksa. Pasalnya, ia merasa itu ranah privasinya dan polisi tak memiliki hak untuk membuka. Apalagi, ia tidak melakukan suatu tindakan pidana.

Perdebatan pun terjadi. Bripka Ambarita alih-alih mencoba menjelaskan, justru dengan nada ngotot mengklaim jika aparat kepolisian memiliki wewenang untuk memeriksa handphone milik pemuda tersebut.

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti mengatakan, tindakan yang dilakukan oleh Bripka Ambarita dan oknum anggota tersebut tidak dibenarkan.

"Saya sarankan lapor ke Propam Presisi agar Propam dapat melakukan pemeriksaan," ucap Poengky di Jakarta, Senin, 18 Oktober 2021.

Menurut Poengky, anggota polisi tak diperkenankan bersikap arogan mengambil ponsel milik seseorang tanpa dasar hukum dan surat perintah. Bahkan, kata dia, di dalam KUHAP saja penyitaan barang yang diduga berkaitan dengan kejahatan mesti dengan izin pengadilan.

"Polisi di video TikTok tadi dalam kapasitas apa mengambil HP? Tetap kedepankan profesionalitas. Jaga sopan santun dan jangan menunjukkan arogansi. Polisi itu tugasnya melayani, mengayomi, melindungi masyarakat dan menegakkan hukum guna mewujudkan Harkamtibmas," ucap Poengky. (Source: Reqnews)


Comments

  1. Assalamu'alaikum wrwb. Sy rasa masih wajar sj kalau seorang polisi yg memiliki naluri baik seperti beliau, janganlah melihat dr satu sisi sj kalau menilai. Saat ini banyak manusia aneh bila keluar malam tanpa kejelasan ya patut lah dicurigai... jangan malam siang bolong sj banyak kejadian... maling atau apapun itu kriminal sdh bisa memakai pakaian rapi sekarang. Sy jg putra dr keluarga besar polisi, kalau polisi kurang naluri atau kurang sigap anda bnyak menyudutkan... terus maju pak ambarita... mrk hanya bisa menilai sj tp tdk berada diposisi anda sebagai penegak hukum yg kadang mempertaruhkan nyawa dan meninggalkan keluarga demi tugas... bagi yg berpikir waras pasti paham

    ReplyDelete

Post a Comment

Berilah komentar yang mendukung dan santun