Skip to main content

Trending Topic

Heboh! JK Bicara Terkait Anies Baswedan Maju Pilpres 2024: Nanti..........

11 Penyakit yang Tidak Boleh di Vaksin Covid-19

Kabar terbaru berkaitan dengan Vaksinasi Covid-19 di Indonesia memang sudah diterapkan oleh pemerintah.

Dan dilansir PortalJember.com dari kanal Youtube NDSeptiawan yang tayang 27 Oktober 2021, dr. Andi Septiawan ini membagikan 11 penyakit yang tidak boleh diberi Vaksin Covid-19.

1. Hipertensi, orang yang memiliki tekanan darah tinggi 180/110 atau bahkan lebih.

2. Penah positif Covid dalam 3 bulan terakhir, ini tidak boleh di vaksin langsung paling tidak menunggu selama 3 bulan lagi.

3. Sedang mengalami ISPA (Infeksi Saluran Nafas Atas), seperti batuk, pilek, atau sesak nafas selama 3 hari terakhir hal ini ditakutkan terkena gejala Covid-19.

4. Ada anggota keluarga positif Covid-19 maka tidak diperbolehkan untuk melakukan vaksinasi, karena ditakutkan sudah terinfeksi Covid-19.

5. Mengalami gejala alergi berat, seperti bengkak, sesak nafas,dan kemerahan dari vaksin sebelumnya, maka hal ini tidak boleh langsung diberikan vaksin kembali, dan segera konsultasi ke dokter.

6. Penggunaan obat jangka panjang, atau seseorang yang sedang menjalankan terapi dengan penyakit kelainan darah, membuat seseorang tidak boleh langsung mendapatkan vaksinasi.

7. Penderita autoimun sistemik.

8. Penderita rematik autoimun dan rematoid artritis akut, ini juga tidak boleh langsung di vaksin.

9. Penderita penyakit saluran pencernaan kronis.

10. Penderita hipertiroid.

11. Penderita HIV, para penderita HIV tidak boleh langsung di vaksin hingga keadaan stabil.

11 kondisi ini pun bukan berarti seseorang tidak boleh divaksin sama sekali, melainkan ditunda untuk mendapatkan vaksinasi hingga waktu yang memungkinkan.

dr. Andi Septiawan pun menyarankan untuk seseorang yang memiliki 11 penyakit tersebut, agar segera berkonsultasi dengan dokter spesialis agar bisa mendapatkan segera vaksin Covid-19. (Source: Portaljember)


Comments

Post a Comment

Berilah komentar yang mendukung dan santun