Skip to main content

Trending Topic

Terbaru! Gunung Semeru Erupsi, Warga Panik

Jenderal Perang TNI Itu Ternyata Dijaga 2 Orang Wanita

OBERITA – Keberhasilan seseorang dalam meraih cita-cita tak hanya tergantung dari kerja keras dan sikap positif. 

Akan tetapi, ada dukungan dari orang lain yang ikhlas membantu, tanpa mengharapkan imbalan apa pun. 

Hal ini lah yang sangat dirasakan oleh sosok seorang Brigjen TNI Susilo.

Menurut laporan yang dikutip VIVA Militer dari akun Youtube resmi TNI Angkatan Darat, Susilo baru saja pecah bintang saat ditunjuk menjadi Asisten Operasi Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Asops Kas Kostrad), pertengahan September 2020 lalu.

Bagi Susilo, keberhasilannya dalam kiprahnya sebagai seorang prajurit TNI Angkatan Darat dipengaruhi oleh dukungan dua orang wanita. 

Yang pertama adalah Hj. Siti Khotidjah, ibu yang melahirkan dan membesarkan Susilo dalam keluarga kurang mampu, hingga menjadi seorang Perwira Tinggi (Pati) TNI.

Bagi Susilo, keluarga adalah segalanya. Sebab dalam pandangannya, dukungan dan situasi keluarga yang positif jadi modal yang sangat berharga dalam menjalankan tugas. 

Jebolan Akademi Militer (Akmil) 1993 ini sampai menitihkan air mata, saat mengingat perjuangan sang ibu saat merawat dan membesarkannya.

"Sebelum dinas, keluarga dulu. Kalau keluarga harmonis, keluarga enak, Insha Allah dinas pun akan lancar tidak terbebani. Sampai hari ini saya pelajari, saya rasakan sendiri, saja belajar dari banyak pemimpin yang sukses. Bahagiakan orang tuamu, khususnya ibumu," ujar Susilo

"Sampai hari ini, saya bersyukur, saya menyadari ibu saya dari pendidikan SD saja tidak lulus. Tapi doanya. Karena sejak saya masuk AKABRI beliau yang selalu menjaga saya, sampai hari ini. Jangan sekali-sekali mengecewakan. Jadikanlah orang tuamu raja, maka kau akan menjadi raja," katanya.

Wanita kedua yang sangat mendukung karier Susilo tak lain adalah sang isteri, dr. Tini Susilo. 

Di mata Tini, sosok Susilo adalah orang yang sangat dispilin dan bertanggung jawab dengan pekerjaan dan keluarganya.

Oleh sebab itu, Tini mengaku harus beradaptasi untuk bisa mengerti karakter Susilo pada saat awal membangun biduk rumah tangga. 

Tini tahu persis, Susilo sangat menyayangi keluarganya, terutama kepada sang ibu.

"Saya sangat mengenali sosok suami saya. Suami saya ini seseorang yang memang disiplin. Disiplin di rumah, di pekerjaan, sangat disiplin. Makanya waktu saya baru menikah, saya suka proses adaptasi. Ternyata, sangat bertanggung jawan dengan pekerjaan," ucap Tini.

"Pak Susilo ini sangat sayang dengan keluarga, terutama sangat menyayangi ibunya. Dengan proses yang dahulu sampai sekarang ini, beliau itu sangat peduli sekali dengan ibunya. Itu yang saya lihat, sangat sayang dengan keluarga," katanya.

Pepatah yang berbunyi "Di balik kesuksesan laku-laki ada perang perempuan hebat" sepertinya tidak berlaku buat Susilo. 

Mantan Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 051/Wijayakarta ini percaya betul bahwa ada dua wanita penjaga di sisinya, yang membuatnya sukses hingga hari ini.

"Kalau orang mungkin sering dengar, keberhasilan seseorang laki-laki karena ada satu orang perempuan yang menjaga. Kalau saya mungkin agak beda. Keberhasilan seorang laki-laki karena dijaga oleh dua orang wanita," ujar Susilo menambahkan.

"Yang pertama ibu saya. Karena kenapa, karena setiap hari mungkin tidak ketemu saya karena ada di kampung, Tapi doanya ini bukan main. Kalau kita yakin, sangat yakin, Insha Allah. Yang kedua istri saya, yang mendampingi saya sampai hari ini," katanya.

Sumber: Viva.co.id

Comments