Skip to main content

Trending Topic

Heboh! JK Bicara Terkait Anies Baswedan Maju Pilpres 2024: Nanti..........

Aksi 1812 di Jakarta, 2.690 Personel Brimob Nusantara Dikerahkan. Mengapa ?

Seperti diketahui bahwa pada tanggal 18 bulan 12 akan diadakan aksi di Jakarta. Atas aksi tersebut Brimob dikerahkan untuk mengamankan situasi sehingga harus menurunkan 2690 personel. 

Bahwa rencananya aksi tersebut akan dilakukan di depan istana Negara. berdasarkan hal tersebut maka diperlukan pengamanan ketat di depan istana Negara sehingga pelaksanaan aksi dapat berjalan sesuai dengan ketentuan hukum. 

Dilansir dari sindonews.com mengatakan bahwa : 
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan, tambahan ribuan personel kepolisian tersebut berasal dari bawah kendali operasi (BKO) Brimob Nusantara.“Jumlahnya 2.690 personel untuk pengamanan Ibu Kota. Saat ini mereka sudah sampai di Jakarta,” kata Argo dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (17/12/2020).

Menurut Argo, penambahan personel tersebut salah satunya bertujuan melakukan pengamanan aksi demo yang akan digelar besok di Istana Negara. “Pengamanan aksi demo juga,” ujar Argo

Argo menegaskan, Polri secara tegas tidak mengeluarkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) atau izin aksi unjuk rasa tersebut. Alasannya akan menimbulkan kerumunaan massa sehingga sangat berpotensi memunculkan klaster pandemi Covid-19.

"Polri tak memberikan izin keramaian atau unjuk rasa karena pandemi Covid-19," tegas Argo. Dia menjelaskan, saat ini pandemi Covid-19 masih melanda Indonesia bahkan kasusnya masih sangat tinggi. Untuk itu, dia meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

Polri, kata Argo, mengacu kepada asas 'Salus Populi Suprema Lex Esto', keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. "Protokol kesehatan wajib diterapkan. Karena itu kami tegas tidak mengeluarkan izin," ujar Argo.

Seperti diketahui, Aksi 1812 bersama ANAK NKRI nanti bertajuk "Tegakkan Keadilan, Selamatkan NKRI". Aksi ini rencananya akan dihadiri berbagai organisasi masyarakat (Ormas). Di antaranya, Front Pembela Islam (FPI), GNPF-Ulama, PA 212 dan lainnya. (Sindonews)

Comments