Langsung ke konten utama

Trending Topic

Tokoh Agama Ditikam Anaknya Sendiri, Apa Yang Terjadi?

Pemindahan Ibu Kota Negara Ditolak, Apa Yang Terjadi?

Kabar terbaru berkaitan dengan pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur mendapat penolakan dari masyarakat. Salah satunya Rakyat Peduli Jakarta.

"Kami atas nama rakyat menolak RUU Perpindahan Ibukota NKRI dari Jakarta ke Kalimantan," bunyi surat terbukanya, Kamis (7/10).

Ada beberapa alasan penolakan pemindahan ibu kota dalam surat terbuka yang ditujukan kepada DPR RI. Pertama, Jakarta adalah kota perjuangan bagi seluruh rakyat Indonesia melawan penjajahan asing yang ditandai proklamasi kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 silam.

"Kedua, Kota Jakarta bersama Bogor dan Bandung menjadi kota perjuangan kemerdekaan bagi bangsa-bangsa di Asia dengan adanya Konferensi Asia Afrika dan Konferensi Islam Asia Afrika," bunyi surat tersebut.

Menurutnya pemindahan ibu kota tidak tepat karena saat ini Indonesia sedang dihadapkan dengan utang yang mencapai ribuan triliun. 

Selanjutnya dijelaskan bahwa belum lagi pendapatan negara lebih rendah dari belanja negara.

Selain itu, faktor lingkungan Pulau Kalimantan juga dinilai tidak memenuhi syarat sebagai Ibu kota Negara, karena sering terjadi bencana alam, baik banjir maupun longsor. (Source: GenPi)


Komentar

  1. Yg menolak argumen nya tumpul otaknya alias terbalik..biasanya gol.kadrun

    BalasHapus
  2. Jakarta sekarang sdh begitu padat baik dari segi jumlah penduduk, lingkungan, mobilitas yg sangat banyak dan menimbulkan kemacetan setiap hari, banjir yg tidak bisa di prediksi maka wajar kita harus mencari tempat yg baik dan masih luas dan dapat direncanakan sematang/ sebaik mungkin sampai 500 tahun kedepan dan ideal letaknya di tengah NKRI, jadi kita harus berpikir tidak jangka pendek tapi harus jauh kedepan, kalau kita melihat sejarah jakarta tetap jangan di lupakan tp karena kita ingin maju maka kita harus berani utk mengambil keputusan demi Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yg kita cintai ini menjadi negara yang maju sejahtera, adil dan makmur.

    BalasHapus
  3. Fokus sj lah dulu melunasi utang negara, kl memikirkan masa depan bangsa, ya harus terbebas dari hutang, krn anak cucu kita bisa bisa terjajah jika negara ini terbeli, kl smua sdh beres barulah kita bs mencoba merealisasikan pemindahan ibu kota negara,

    BalasHapus
  4. Berbicara memindahkan Ibu Kota Negara Indonesia harus sudah di setujui oleh semua pihak agar tidak terjadi hal-hal yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

    BalasHapus
  5. Milikilah Kecerdasan Berbangsa & Bernegara, Yaitu NQ (Nationality Quotient) sehingga mampu mengelola IQ, EQ dan SQ sehingga terbebas dari Penjajahan Agama.

    Agama oleh para Agamawan telah di drive menjadi "Institusi Pengelolaan Keyakinan" yang kiprahnya sangat tergantung pada pengelolanya.

    Sadarilah bahwa Manusia adalah Makhluk Penipu yang tanpa Kemerdekaan Yang Sejati, akan terus tertipu oleh dirinya sendiri.

    Hentikanlah Keangkuhan yang sekedar bangga tanpa kajian mendalam, hanya faktor emosi, terus menolak kebutuhan berdasarkan kajian mendalam selama puluhan tahun untuk perlunya pemindahan Ibukota Negara yang sudah sangat mendesak.

    Berusahalah memahami maksud baik dan Menghormati kerja keras Presiden Jokowi dengan tidak asal menentang dengan alasan Sepele-2.

    Jadilah INDONESIAWAN dengan Prilaku Cerdas BerkeTUHANan yang Kontributif.

    Gabwu.

    BalasHapus

Posting Komentar

Berilah komentar yang mendukung dan santun