Langsung ke konten utama

Trending Topic

Tokoh Agama Ditikam Anaknya Sendiri, Apa Yang Terjadi?

Pemilik Warteg Tekor Usai Didatangi Anies, Apa Yang Terjadi

Kabar terbaru datang dari sebuah warung Tegal di di kawasan Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur mengalami kerugian usai dikunjungi rombongan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dikabarkan bahwa pasalnya, warga datang dan menyerbu warung tersebut usai kunjungan Gubernur DKI Jakarta karena dikira sudah dibayar.

Peristiwanya terjadi pada Kamis 14 Oktober 2021 siang.

Menu makan di warteg milik Takuri (45) tersebut langsung ludes hanya setengah jam setelah kunjungan Anies.

Menurut Takuri, warga banyak yang mengira diberi makan gratis usai kunjungan orang nomor 1 DKI itu sisa makanan di wartegnya langsung habis.

“Bukan masalah beli. Pak Anies sudah makan. Terus, dari rombongannya Pak Anies ngasih duit cuma Rp1 juta dikutip dari CNNIndonesia.

Itu buat bayar makan Pak Anies sama rombongan. Akhirnya pas dia pulang, dikira warga gratis kan. Akhirnya masuk semua,” kata Takuri, usai kunjungan Anies.

CNNIndonesia.com mendatangi warung pria asal Tegal, Jawa Tengah tak lama usai kunjungan Anies.

Namun, berdasarkan pantauan, warung milik Takuri telah tutup hordeng karena lauk di wartegnya telah habis. Salah satu warga menyoraki Takuri karena sudah istirahat atau santai padahal masing siang.

Dia berharap sisa makanan yang dimakan warga bisa dibayar. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Ketua Komunitas Warteg Nusantara (Kowantara), dan dijanjikan belasan porsi makanannya bisa dilunasi.

“Ada ketua Kowantara. Yasudah nanti, abis berapa. Nanti laporan saya. Pasti dikasih. Ya mudah-mudahan,” katanya.

Takuri menceritakan, Anies datang sekitar pukul 11.00 WIB ke warungnya. Di warung Takuri, Anies kata Takuri berbicara soal program ‘SemuaWarga Bisa Makan Gratis. Tak Boleh Ada yang Lapar di Jakarta’.

“Terus dia, membantu, usaha warung Tegal,” katanya. (Source: Makkasar Terkini)


Komentar

  1. Anies datang membawa kerugian bagi sang pemilik warteg. Mananya juga kampret, mana ada kampret buat seneng yg ada bikin susah doang.

    BalasHapus

Posting Komentar

Berilah komentar yang mendukung dan santun