Langsung ke konten utama

Trending Topic

Tokoh Agama Ditikam Anaknya Sendiri, Apa Yang Terjadi?

Natalius Pigai Ancam Laporkan Pejabat Pejabat Ini, Termasuk Sri Sultan ?

Kabar mengejutkan datang dari seorang ahli Hukum Tata Negara Refly Harun menyebut Eks Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Natalius Pigai luar biasa karena berani melaporkan sejumlah pejabat negara yang rasis.

"Ini luar biasa ya, Natalius Pigai ini dia mengancam akan melaporkan tokoh-tokoh besar atau pejabat-pejabat besar dengan dugaan macam-macam," katanya di Channel Youtube Refly Harun, Selasa 5 Oktober 2021.

Lebih lanjut, Refly Harun mengaku sebenarnya tidak terlalu suka dengan adu mengadu. Menurutnya itu seperti orang yang kurang kerjaan.

"Seolah tidak bisa melihat persoalan itu dari segi sisi substantif hanya melihat dari soal-soal adu mengadu, ini ada peluang untuk diadukan dan sebagainya," kata Refly Harun.

Menurut Refly Harun tindakan laporan atau mengadukan ke penegak hukum dianggap kurang elok, jika selalu mengedepan hal itu.

"Terlepas dari tafsir mana yang benar, kan memang disitu dikatakan orang Jawa Tengah, Jokowi, dan Ganjar, ya kan secara faktual Jokowi dan Ganjar orang Jawa Tengah," kata Refly Harun.

Terlebih, kata Refly Harun, Jawa Tengah itu memang sebuah provinsi, wilayah administratif yang Gubernurnya adalah Ganjar Pranowo.

"Presiden Jokowi juga berasal dari Jawa Tengah, karena dari Solo yaitu salah satu kota di Jawa Tengah. Jadi menurut saya ya sudahlah tidak usah berlebih-lebihan," katanya.

Bahkan, Refly Harun meminta pecinta Presiden Jokowi untuk tidak terlalu over reaction (bereaksi berlebihan). Sebab yang dikritik adalah Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo.

"Toh yang dikritik Jokowi dan Ganjar Pranowo, bukan warga Jawa Tengah, bukan juga suku jawa. Jadi jelas, Pigai mengatakan dia mengkritik Ganjar Pranowo yang pernah menjadi Wakil Ketua Komisi II DPR, yang tentu mengawal otonomi khusus Papua, dan Presiden RI Jokowi," katanya.

Menurut Refly Harun, konteksnya juga menanggapi video pendek Ganjar Pranowo yang datang ke Papua.

"Lalu makan, ya barangkali menyertakan puji-pujian dan lain sebagainya, ya thats politic sesungguhnya ya, jadi itulah dunia politik," ungkap Refly Harun.

Sebelumnya, Pigai mengancam akan melaporkan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, Menteri Sosial Tri Rismaharani (Risma), Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, hingga mantan Kepala BIN Jenderal (Purn) AM Hendropriyono sebagai pelaku rasis ke warga Papua. (Source: Isu Bogor)


Komentar