Langsung ke konten utama

Trending Topic

Anggota Polsek ke Anggota Polres: “Kamu Sudah Sering Saya Ingatkan”, Setelah Itu Dor…

Dituduh Minta Saham, Apa Jawaban Haris Azhar?

Kabar mengejutkan datang dari Kuasa hukum Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Juniver Girsang, mengatakan Haris Azhar pernah meminta saham Freeport kepada kliennya.

Aktivis HAM sekaligus Direktur Lokataru, Haris Azhar, membantah tuduhan tersebut.

Ia meminta Juniver Girsang menunjukkan bukti atas tudingan itu sehingga tak asal bicara.

"Emangnya saya siapa minta saham Freeport? Kalau ada dokumentasi bukti saya minta saham tersebut atau yang dimaksud, mohon disampaikan. Jangan asal bicara," kata Haris Azhar saat dihubungi Tribunnews.com pada Kamis, 30 September 2021.

Pada 4 Maret 2021, Haris Azhar mengaku membantu dalam kapasitas kuasa hukum Forum Pemilik Hak Sulung masyarakat adat sekitar wilayah tambang Freeport Indonesia.

Mereka, lanjut Haris, sejak divestasi saham Freeport Indonesia ke Inalum dijamin alokasinya, tapi tidak jelas ke mana saham tersebut sampai saat ini.

"Kami hubungi LBP ( Luhut Binsar Panjaitan ) karena dia posisinya sebagai Menko Investasi, kan masalah ini sejak awal dikawal oleh LBP. Jadi, kami datang untuk meminta fasilitasi negara menyelesaikan alokasi saham itu yang tidak kunjung tuntas di area Papua," kata Haris Azhar.

Waktu itu, ucapnya, yang menemuinya adalah salah satu pejabat di Kemenko Marves bernama Lambok dan bukan Luhut secara langsung.

Haris mengatakan memiliki dokumen lengkap terkait itu semua. Sampai saat ini, lanjut dia, tidak diketahui apa kontribusi kantor Marves untuk soal saham masyarakat adat yang belum tuntas tersebut.

"So, statement kuasa hukum LBP tidak tepat kalau menuduh saya minta saham," kata Haris Azhar.

Diberitakan sebelumnya, Juniver Girsang menuduh Haris Azhar pernah meminta saham PT Freeport ke Luhut.

Komentar itu menanggapi pernyataan koordinator kuasa hukum Haris, Nurkholis Hidayat, soal klarifikasi dugaan keterlibatan Luhut Binsar Panjaitan dalam bisnis tambang di Papua.

Juniver kemudian mempertanyakan iktikad baik Haris untuk mengklarifikasi dugaan tersebut langsung ke Luhut. Padahal, kata dia, Haris memiliki kedekatan dengan Luhut.

Hal tersebut disampaikan Juniver dalam tayangan bertajuk Kuasa Hukum Luhut: Haris Azhar Minta Saham Freeport - Kritik, Panik Enggak (Part 2) Mata Najwa di kanal Youtube Najwa Shihab pada Kamis, 30 September 2021.

"Kalau punya iktikad baik apalagi Haris Azhar mengenal baik Bang Luhut, berkomunikasi bukan sekali. Itu perlu ditanya, Haris Azhar pun pernah datang ke Bang Luhut meminta saham. Coba dicek sama dia, Freeport. Apa ceritanya? Tanya beliau. Nanti dia jelasin saham apa. Tanya dia," kata Juniver Girsang.

Luhut melaporkan aktivis HAM sekaligus Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti.

Pelaporan itu adalah buntut dari konten video yang diunggah di kanal Youtube Haris Azhar soal bisnis tambang di Papua yang diduga milik Luhut.

Atas tudingan itu, Luhut melaporkan Haris Azhar dan Fatia karena merasa difitnah terkait bisnis tambang di Papua. (Source: Bentengsumbar)


Komentar