Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Wali Kota Solo Buka Mal, Terbongkar Sorotan Rocky Gerung, Pemanfaatan Jabatan?

Kabar terbaru terkait Gibran Rakabuming Raka mengizinkan yang dikabarkan bahwa mal tetap buka saat PPKM darurat. 

Berdasarkan hal tersebut,, kebijakan Presiden Jokowi langsung disorot Rocky Gerung.

Rocky menganggap apa yang dilakukan Gibran adalah suatu arogansi karena melanggar peraturan pusat.

"Atau memang ada desain lain di dalam kebijakan walikota Solo yang harus di atas kebijakan negara harus lebih diistimewakan," katanya.

Bagi dia, ada pemanfaatan jabatan dalam upaya arogansi. "Ini sebenarnya arogansi baru," sambungnya.

Lebih lanjut, Rocky juga beranggapan bahwa semua walikota nantinya akan berdiri di belakang Gibran jika tak ada penindakan tegas.

"Wali kota lagi bersiap-siap berdiri di belakang Gibran karena mereka beranggapan ekonomi di daerah itu justru dihidupkan dengan pasar tradisional," tegasnya.

Yang dikhawatirkan, para wali kota akan pasang pengumuman di belakang wali kota Solo karena esensial.

Selebihnya, menurut Rocky masyarakat justru ingin melihat dengan adanya pelanggaran yang dilakukan Gibran apakah pemerintah tetap akan memberi tindakan atau tidak.

"Orang sebenarnya ingin lihat apa ada teguran dari presiden atau dari pak Luhut. Hanya itu jadi orang tahu okey masih ada aturan nih," ucapnya.

Gibran tetap membuka pusat perbelanjaan seperti mal karena menurutnya di dalam tempat tersebut masih ada sektor esensial.

Sikap Gibran kemudian membuat pengamat politik, Rocky Gerung juga ikut berbicara.

Menurut Rocky, sikap yang diambil Gibran tersebut merupakan tindakan nyata pengujian atas sebutan Lip Service pada Jokowi.

"Saya anggap Gibran benar karena dia menganggap apa yang diucapkan presiden Jokowi yang kemudian ayahnya dan Pak Luhut itu Lip Service," kata Rocky dikutip dari Kanal YouTube-nya, Sabtu, 3 Juli 2021. (GenPi)


Komentar