Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Ratusan Pasien Positif Covid-19 di Sumbar, Terbongkar Sumbernya

Kabar mengejutkan terkait Covid di Sumbar yang dikabarkan ratusan masyarakat dinyatakan positif covid. 

Dikabarkan bahwa menurut Juru Bicara  Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, jumlah 716 kasus positif berasal dari pemeriksaan sampel sebanyak 2.981 sampel di Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang dan Balai Veteriner Bukittinggi di Baso, Kabupaten Agam.

“Bertambahnya 716 kasus positif itu, maka angka Positivity Rate (PR) mencapai 29,63 persen. Data sementara dari dr Andani, hari ini warga Sumbar positif terinfeksi Virus Corona sebanyak 716 orang dari sampel yang diperiksa 2.981. Jadi PR 29,63 persen,” ujar Jasman, Rabu (7/7/2021).

Lanjut Jasman, jumlah itu merupakan hasil pemeriksaan spesimen pada 6 Juli, hasilnya keluar hari ini. Total kasus positif telah mencapai 53.511 orang, bertambahnya 716 kasus positif hari ini, maka totalnya menjadi 54.227.

“Kasus positif yang ditemukan itu merupakan hasil pemeriksaan spesimen sebanyak 790.012 dari 517.447 orang,” ungkapnya.

Penyebab meningkatnya kasus covid ini menurut Jasman berasal dari makanan sekira 70 persen sebab makanan yang dijual di luar dan tidak ditutup, rawan terkena percikan droplet. “Penyebab terkena Covid-19 bukan karena kontak erat, sekarang ini 70 persen dari makanan,” ujar Jasman.

Menurut Jasman, droplet merupakan penularan pertama virus corona. Makanan yang dijual di luar tanpa penutup akan mudah terkena percikan droplet.

“Kalau beli makanan, jangan yang terbuka. Kalau saya beli makanan, sebelum dikonsumsi saya panaskan lagi di rumah,” ungkapnya.

Jasman menambahkan selama ini cukup banyak pedagang yang abai dengan protokol kesehatan. Para pedagang sering tidak mengenakan masker, padahal sedang mengambilkan makanan bagi pelanggan.

“Droplet tadi masuk ke dalam makanan dan berpotensi menularkan kepada pembeli,” pungkasnya. (Source: idxchannel) 


Komentar