Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Pria Ini Dicium Petugas Saat Swab Test, Terbongkar Yang Terjadi ❗

Kabar terbaru terkait seorang petugas yang mencium pria saat Swab Test.

Kabar tersebut sontak menjadi sorotan publik dan viral di media sosial karena hal tersebut dianggap sesuatu yang jarang terjadi. 

Petugas pria yang berseragam putih berlambang Pemprov DKI Jakarta di lengah kirinya kemudian berkata ke orang yang akan ditesnya itu.

“Jangan sedih,” ucapnya.

Tidak lama, petugas tersebut mencium pria yang sedang di swab test.

“Cup,” demikian bunyi kecupan petugas swab test ke pria yang hendak dia tes.

Terlihat kaget, pria tersebut megucapkan kata kasar dan memundurkan badan.

“B***! Lu becanda mulu ah!,” kata pria yang dites karena kaget dengan kecupan petugas pria itu.

Terdengar orang-orang di sekitarnya tertawa, dan terlihat pria di berkaus hitam terlihat tertawa, dengan maskernya yang turun membuka bagian mulut dan lubang hidung.

Sejauh ini, belum jelas betul apakah pria berseragam Pemprov DKI itu adalah betul-betul petugas dari Pemprov DKI atau bukan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan akan melacak petugas yang mencium pria yang sedang melakukan swab test.

“Dinkes DKI akan melacak video yang viral itu,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia, saat dimintai tanggapan atas video itu, disitat dari Bogordaily.net, Minggu (4/7/2021).

Lanjutnya, belum jelas betul apakah pria berseragam Pemprov DKI itu adalah betul-betul petugas dari Pemprov DKI atau bukan.

“Dinas Kesehatan DKI akan melacak video yang viral itu,” katanya.

Dwi memastikan perilaku pengetesan seperti itu berisiko menularkan virus Corona. Seharusnya, pengambilan spesimen lewat swab test memperhatikan kelengkapan APD.

“Maka orang yang mengambil spesimen ya harus benar, harus proper. Tidak boleh bercanda,” kata Dwi.

Dia menyampaikan imbauan agar semua warga Jakarta waspada terhadap virus Corona. Ada varian Delta yang lebih mudah menular. Bila warga mengalami gejala sakit, maka warga perlu segera test.

“Pada saat gejala sakit, maka lakukanlah pemeriksaan swab. Banyak orang yang menunda-nunda, tahu-tahu dia sudah menularkan ke anggota keluarga. Padahal varian Delta yang ada saat ini lebih mudah menular,” kata Dwi. (Suara)

Foto : Tangkapan Layar/suara

Komentar