Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

PANAS❗ Gubernur Lukas Enembe Copot Sekda, Terbongkar Fakta Ini, tentang Politik?

Kabar mengejutkan datang dari Gubernur Papua, Lukas Enembe menuding Sekda Papua, Dance Flassy telah melampaui kewenangannya sebagai Kepala Daerah. 

"Dia (Dance Flassy) sudah melampaui kewenangan gubernur. Makanya tugas Sekda diserahkan ke pak Ridwan selaku pelaksana tugas (Plt) sampai menunggu SK definitif dari Mendagri," tegas Enembe usai menandatangani serah terima tugas Plt Sekda Papua di Gedung Negara, Rabu (14/7/2021).

Dikabarkan bahwa Gubernur Enembe, juga membeberkan apa yang dilakukan seorang Sekda yang tidak etis adalah berbicara politik. 

Sebab hal itu bukan kewenangan dan tugas pokok sekretariat daerah.

“Kalau kamu mau bermain silahkan di 2023, jangan sekarang itu kewenangan kamu. Kecuali kalau saya (gubernur) berikan mandat," tegas Enembe.

Adapun pertimbangan lain terkait jabatan Sekda Papua, lanjut Gubernur, lantaran Sekda Dance telah memasuki masa purna tugas (pensiun).

“Kami hargai pak Dance yang sudah menjalankan tugas selama 3 bulan di pemerintah provinsi dengan melepas secara hormat. Makanya saya sudah bersurat ke Presiden yang memberitahu bahwa saya tidak memperpanjang masa tugasnya," kata Enembe.

Selanjutnya, Gubernur Papua secara tegas kepada semua pimpinan organisasi perangkat daerah agar untuk berkoordinasi langsung dengan Plt Sekda Papua , Ridwan Rumasukun. Sedangkan Ridwan Rumasukun yang sudah mengemban tugas diminta agar selalu tetap melakukan komunikasi dengan Lukas Enembe.

"Kami hargai pak Dance yang sudah menjalankan tugas selama 3 bulan di pemerintah provinsi dengan melepas secara hormat. Jadi selama saya masih menjabat sebagai Gubernur, maka semua komando tugas ada di bawah kendali Pak Ridwan Rumasukun,” kata Gubernur.

 Sumber : SindoNews

Komentar