Langsung ke konten utama

PNS Bisa Menjadi KadesTanpa Mundur, Ternyata Ini Syaratnya

Dokter Ini Tidak Setuju dr. Lois Ditahan, Terbongkar Penyebabnya

Kabar mengejutkan datang dari seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Berlian Idris menilai pendapat dr Lois berbahaya.

Ia mengaku tidak setuju jika dr Lois dilakukan penahanan oleh kepolisian karena hal itu.

dr Berlian menilai aparat terkait cukup membekukan akun media sosial (medsos) milik dr Lois.

"Memang dr. Lois berbahaya pendapatnya; ada kerabat & pasien ragu minum obat krn khawatir keracunan obat yg beragam jenisnya," ujar dr Berlian.

Menurut dr Berlian, selain membekukan akun medsosnya, ia juga meminta dr Lois tidak dijadikan narasumber.

Adapun terkait isu yang menyebut dr Lois sakit, dr Berlian menyarankan untuk diobati jika itu benar.

"Namun saya sangat tdk setuju kalau beliau ditahan. Cukup akun medsosnya dibekukan & jgn lagi diundang sbg narasumber. Obati jika memang beliau sakit," lanjutnya.

Lebih lanjut, dr Berlian juga meminta Kementerian Kesehatan untuk memberikan bantahan setiap hoaks kepada yang menyebarkan.

"Selain itu, @KemenkesRI perlu membuat bantahan atas setiap hoax, bukan hanya dr. Lois," pintanya.

Sebab lanjut dr Berlian, jika hal itu dibiarkan akan berakibat munculnya keraguan pada masyarakat.

"Jika dibiarkan, masyarakat bukan hanya ragu, tapi juga menyerang nakes," bebernya.

"Memang tetap akan ada yg menolak klarifikasi tsb, namun setidaknya ada referensi utk meyakinkan mereka yg masih ragu," sambungnya.

Tak hanya itu, dr Berlian juga menyarankan dalam memberikan penjelasan kepada masyarakat, pemerintah bisa menyewa agensi.

"Kalau bikin penjelasan utk masyarakat, toloonngg banget jangan pakai pejabat, & bahasanya jangan jargon apalagi kayak 'lawanlah virus spt melawan radikalisme'," usulnya.

"Pemerintah bisa sewa agensi utk bikin spt yg di Singapura, atau iklan yg lucu spt di Thailand," pungkasnya. (Source: Mantrasukabumi)

dr. Lois saat jadi narasumber

Komentar


  1. Saat Zaman Musa pun sudah banyak Virus penyakit makanya kita harus trus jaga imun, setuju atau tidak setuju, rakyat Indonesia sudah cerdas, yang kita minta pada Tuhan Yang Maha Kuasa, kita tetap tenang, bisa bersyukur bisa makan,
    biarlah pihak pelaku Hukum di NKRI bekerja tanpa ada intervensi dan intimidasi, semua ada khidmahnya, "Jangan asal ngomong seperti sipanggargaraon atau sipanggaron, seolah-olah jadi perhatian yang berlebihan!
    Kita doakan Hukum Tegak tidak tebang pilih di NKRI!

    BalasHapus

Posting Komentar

Berilah komentar yang mendukung dan santun